301 CJH Kabupaten Asahan Tuntas Vaksin Meningitis dan Influenza

301 CJH Kabupaten Asahan Tuntas Vaksin Meningitis dan Influenza

Kisaran ( Inhum ). Calon Jamaah Haji ( CJH ) Kabupaten Asahan 1438 H sebanyak 301 orang diperiksa kesehatannya sekaligus diberikan vaksinasi Meningitis dan Influenza oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan saat melaksanakan bimbingan manasik haji Kankemenag Asahan di Masjid Nurul Yaqin, Senin-Selasa, 10 s.d 11 Juli 2017.

Ketua tim kesehatan Dinkes Asahan Saprin Sanja Hutahaean menyampaikan bahwa Vaksin Meningitis disuntikan kepada para jamaah haji dan umrah yang hendak melaksanakan ibadah haji dan umrah dengan tujuan mencegah penularan meningitis meningokokus ( radang otak ) antar jamaah dan diberikan sekurangnya dua minggu sebelum keberangkatan.

“ Untuk yang sudah mendapatkan Vaksin Meningitis diharapkan untuk menyempatkan istirahat ( tidur ) setelah sampai dirumah sebelum melakukan aktivitas lainnya. Jika terjadi demam/panas silahkan minum obat parasetamol yang dapat dibeli melalui melalui toko obat/apotek terdekat “, ucapnya.

Ditambahkannya bahwa Meningitis adalah radang membran pelindung sistem syaraf pusat. Penyakit meningitis dapat disebabkan mikroorganisme, luka fisik, kanker atau obat-obatan tertentu. Meningitis adalah penyakit serius karena letaknya dekat otak dan tulang belakang, sehingga dapat menyebabkan kerusakan kendali gerak, pikiran, bahkan kematian.

Kebanyakan kasus meningitis disebabkan mikroorganime, severti virus, bakteri, jamur atau parasit yang menyebar dari darah ke cairan otak. Pencegahan meningitis paling efektif adalah dengan imunisasi ( vaksinasi ) meningitis. Vaksinasi meningitis paling efektif dan aman dan dapat memberikan perlindungan selama tiga tahun terhadap serangan penyakit meningitis. Vaksin meningitis dianjurkan bagi orang lanjut usia dan penderita penyakit kronis seperti asma, paru-paru kronis, jantung, diabetes, ginjal, gangguan sistem imunisasi tubuh, kelainan tubuh, kelainan darah, dll. Vaksin meningitis diwaibkan bagi jemaah haji. Tanpa imunisasi meningitis, dikhawatir para jemaah yang tertular meningitis ketika menunaikan ibadah haji, akan membawa pulang kuman meningitis dan menimbulkan wabah meningitis di Indonesia.

“ Kenikmatan bagi kami adalah ketika mampu memberikan pelayanan terbaik kepada setiap jamaah. Bahagia ketika  melihat para jamaah tersenyum, memotivasi jamaah ketika mereka mulai lemah, berempati dan memberikan solusi dari  apa yang menjadi kendala di setiap prosesnya. Kami akan senantiasa bekerja cerdas, bekerja keras, bekerja ikhlas dan bekerja tuntas. Semoga semangat menggapai ridho Allah selalu menjadi prioritas kami semuanya, Amiiin “, kata Saprin .(sm)

359 DIBACA

Kakankemenag Asahan : Tingkatkan Kesabaran Saat Menjalankan Ibadah Haji

Kemenag Samosir Gelar Rapat Koordinasi

Gotong Royong Kunci Pembangunan Madrasah

Kakankemenag Dairi Hadiri Pembangunan Mimbar Tilawah MTQN Tingkat Provinsi

Kemenag Simalungun Gelar Bimbingan Manasik Haji