Kemenag Madina Gelar Pembinaan Karu dan Karom

Kemenag Madina Gelar Pembinaan Karu dan Karom

Panyabungan (Inhum). Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal menggelar pembinaan dan pelatihan ketua regu (karu) dan  ketua rombongan (karom) bagi calon jamaah haji Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2017/1438H di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal selama 2 hari, Minggu - Senin, 16 dan 17 Juli 2017.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal Muksin Batubara yang didampingi Kasubbag TU Irfansyah Nasution dan Kasi Bimas Islam Ahmad Zainul Khobir  pada saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa tahun ini jumlah CJH Mandailing Natal sebanyak 494 orang yang tergabung pada 2 Kloter pemberangkatan, satu kloter utuh dan satu kloter gabungan, 388 orang CJH tergabung pada Kloter 3 MES yang akan masuk Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan pada tanggal 29 Juli 2017 dan berangkat menuju Madinah dari bandara Kuala Namu Airport pada tanggal 30 Juli 2017

"Dan sisanya sebanyak 106 orang CJH pada Kloter 14 MES bergabung dengan CJH dari Kota Medan yaitu KBIH Al Abidin, KBIH Al Mukhlishin dan KBIH Al Fitriah, yang akan masuk Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan pada tanggal 10 Agustus 2017 dan berangkat menuju Madinah dari bandara Kuala Namu Airport pada tanggal 11 Agustus 2017," lanjutnya.

Muksin Batubara mengatakan, Pembinaan dan pelatihan karom dan karu ini adalah bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi para karom dan karu yang berdedikasi tinggi dan memiliki kepemimpinan dan tanggungjawab yang mampu mengkoordinir jamaah haji dalam setiap rombongan dan regunya, serta membantu tugas tugas petugas kloter.

Lebih lanjut Muksin Batubara menyampaikan bahwa seorang ketua rombongan (karom) bertanggung jawab dan mengkoordinir empat regu atau sekitar 42 atau 43 orang, sedangkan ketua regu (karu) memimpin 10 atau 11 jemaah haji, karnanya keberadaan karom dan karu ini punya peran dan fungsi yang sangat penting untuk menjaga keutuhan anggota regu dan rombongan jamaah haji, membantu petugas kloter, dan penyampai informasi kepada jemaah haji.

Dia juga  menegaskan bahwa jabatan karom dan karu adalah jabatan sosial kemasyarakatan dalam menolong sesama umat, karnanya setiap karom dan karu harus memiliki sifat keikhlashan dan penuh tanggungjawab dalam melayani dan membantu jamaah haji dalam melaksanakan ibadah dalam meraih haji dan haji mabrur.

Marhani selaku Ketua Panitia kegiatan pembinaan dan pelatihan ketua regu (karu) dan  ketua rombongan (karom) bagi calon jamaah haji Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2017/1438H dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta kegiatan ini  terdiri atas Karom sebanyak 12 orang dan Karu sebanyak 46 orang.

"Sedangkan narasumber pada kegiatan ini adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal Muksin Batubara, Kasi PHU Ikhwan Siddiqi dan Ketrua MUI Mandailing Natal Mahmuddin Pasaribu," kata Marhani.

 

280 DIBACA

Kepala MAN Lubuk Pakam Buka Masa Taaruf Siswa Baru

Kegiatan MOPDB Warnai Hari Pertama Masuk Sekolah

MAN Pematangsiantar Laksanakan Upacara Bendera Awali Tahun Ajaran 2017-2018

Tidak Ada Persaingan dalam Pekerjaan, Kerjasama Kunci Keberhasilan

Warga MTsN Binjai Laksanakan Upacara Perdana TP 2017/ 2018