KUA Panyabungan Fasilitasi Peragaan Manasik Haji CJH Kecamatan Panyabungan

KUA Panyabungan Fasilitasi Peragaan Manasik Haji CJH Kecamatan Panyabungan

Panyabungan (Inhum). Kantor Urusan Agama Panyabungan fasilitasi peragaan manasik haji bagi Calon Jemaah Haji (CJH) Kecamatan Panyabungan dan Panyabungan Timur yang digelar di Komplek Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan, Senin 11 Pebruari 2019.

Kepala KUA Kecamatan Panyabungan H. Sutan Hasibuan, S. Ag, MH menyampaikan kepada Humas Kemenag Mandailing Natal bahwa pelaksaan peragaan manasik haji diikuti oleh 177 orang CJH dari dua kecamatan yaitu Kecamatan Panyabungan dan Panyabungan Timur.

Disampaikannya bahwa tujuan pelaksanaan peragaan manasik haji yang ketiga kalinya ini adalah untuk mewujudkan jamaah haji Kabupaten Mandailing Natal yang mandiri, yang benar benar mengetahui, meemahami dan punyak kemampuan untuk melakukan seluruh rangkaian rukun, wajib dan sunat haji sesuai dengan aturan dan ketentuan syariat, sehingga mereka meraih haji yang mabrur.

Sutan Hasibuan juga menyamapaikan bahwa CJH yang 177 orang ini dikelompokkan kepada 5 kelompok rombongan, daan dimaksimalkan peragaan manasik haji ini persis seperti pelaksanaan ibadah haji di tanah suci, agar para CJH nantinya tidak gagap dalam melaksanakannya disana nantinya.

Peragaan manasik ini dibimbing oleh guru guru manasik haji yang telah profesional di Kabupaten Mandailing Natal yang terdiri dari Pengurus MUI, IPHI dan Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal, yang yang terdiri dari H. Sutan Hasibuan, S. Ag, MH, H. Abdurrahman LC, Drs. H. Muhammad Kholid, H, Zulkarnain Lubis, S. Pd.I dan H. Ahmad Muchlis, S. PdI.

"Peragaan manasik ini dimulai dari berangkat dari maktab / hotel di Makkah dengan berniat haji dan melantunkan kalimat talbiyah menuju Padang Arafah untuk wukuf pada tanggal 8 Zulhijjah, terus menggelar wukuf di Arafah pada tanggal 9 Zulhijjah dengan melaksanakan khutbah Arafah, Sholat Zuhur dan Ashar diqashar jama, dan dilanjutkan dengan berzikir secara bersama sama," urai Sutan Hasibuan.

"Selanjutnya CJH usai melaksanakan shalat magrib dan isya yang juga qashar jama’ para jemaah dengan sistem taroddudi bergerak menuju Muzdalifah dengan meantunkan kalimat talbiyah, dan lewat tengah malam ditanggal 10 Zulhijjah menuju Mina untuk melontar Jumroh Aqabah. Dan pada tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijjah para CJH melontar 3 jamarat yaitu Ula, Wustha dan Aqabah," katanya.

"Usai melontar jamarat di Mina para jemaah dengan melafazkan kalimat Takbir meninggalkan Mina menuju Makkah kembali untuk menunaikan rukun dan wajib haji berikutnya thawaf ifadhah dan sai," ucap Sutan Hasibuan.

Seluruh calon jamaah haji nampak serius dan khusu mengikuti peragaan manasik ini dengan lantunan kalimat kalimat talbiyah, zikir, dan doa terucap dari seluruh jamaah dan menggema di sepanjang pelaksanaan manasik, sehingga menarik masyarakat khalayak ramai untuk menyaksikan peragaan manasik ini. (ARH)    

37 DIBACA

MAN Tanjung Morawa Kejar waktu Renovasi Lapangan Upacara

Kasubbag TU Terima Kunjungan Perwakilan Bidang Pendidikan Madrasah Kemenagsu

Siswa MAN Peanornor Laksnakan Latihan Gerak Jalan

Pernak Pernik Penanganan Bencana

PIK-R MAN 2 Tanjung Pura Sambut Anggota Baru