Kemenag Madina Berkomitmen Tingkatkan Pembangunan Zona Integritas

Kemenag Madina Berkomitmen Tingkatkan Pembangunan Zona Integritas

Panyabungan (Inhum). Seluruh pejabat baik struktural maupun fungsional dan juga ASN Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal berkomitmen dan bekerja keras untuk meningkatkan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di seluruh wilayah satuan kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal H. Irfansyah Nasution, S. Ag, MM dihadapan peserta rapat evaluasi Pembangunan ZI yang dihadiri para pejabat dan Pokja ZI di Aula Kemenag Mandailing Natal, Selasa 12 Pebruari 2019.

Irfansyah Nasution mengatakan bahwa Pokja ZI Kemenag Mandailing Natal telah menyampaikan Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas ( PMPZI ) menuju Wilayah Bebas Korupsi ( WBK ) dan Wilayah Bersih Bebas Melayani ( WBBM ) dengan Pengisian Aplikasi Monitoring Kelompok Kerja ( Pokja ) Reformasi Birokrasi ( RB ) Tahun 2018 dengan nilai 86,41 dari 86,37 pada tahun 2017.

Ia berharap agar seluruh jajaran ASN dilingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Mandailing Natal untuk meningkatkan komitmen dan dapat terus bekerja sama untuk membangun Zona Integritas menuju WBK/WBBM ini, dan ini harus terwujud dan tidak dapat ditawar tawar lagi, pungkasnya.

Selanjutnya Kepala Subbag TU menyerahkan Rapat Pembangunan ZI secara tekhnis kepada Tim Pokja ZI yang dipandu oleh Perencana Madya Armen Rahmad Hasibuan.

Kemudian Armen Rahmad Hasibuan menguraikan secara detail satu persatu tentang Penilaian Zona Integritas (ZI) menuju WBK dan WBBM pada 6 aspek penilaian yaitu Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan dan Peningkatan Kwalitas Pelayanan Publik.

Dtegaskan Armen Rahmad Hasibuan yang juga Humas Kemenag Mandailing Natal ini, bahwa udah kedua tahun ini kita sudah mengimput data pada aplikasi Zona Integritas ( ZI ) dan Reformasi Birokrasi ( RB ) sehingga kita termasuk Kementerian Agama Mandailing Natal diberikan penghormatan, penghargaan dan ucapan terima kasih oleh Sekretaris Jenderal ( Sekjen ) karena secara aktif dan tepat waktu telah mengisi data pada ZI melalui aplikasi yang berbasis online, ujarnya.

Saat ini kita harus melengkapi dan menyempurnakan data-data pendukung atau eviden dari Penilaian Mandiri Pembangunan ZI ini, seperti renstra, lakip, program kerja, Anjab, ABK, SOP dan lain-lainya yang harus kita evaluasi kembali, agar saat tim Irjen Kemenag RI melakukan penilaian ke satuan kerja kita ini dapat kita pertahankan,  lanjutnya. (ARH)

69 DIBACA

MAN Tanjung Morawa Kejar waktu Renovasi Lapangan Upacara

Kasubbag TU Terima Kunjungan Perwakilan Bidang Pendidikan Madrasah Kemenagsu

Siswa MAN Peanornor Laksnakan Latihan Gerak Jalan

Pernak Pernik Penanganan Bencana

PIK-R MAN 2 Tanjung Pura Sambut Anggota Baru