Sabtu,2017-08-12,05:44:40

Ahmad Damanhuri, Sang Penyiram Sejati

Ahmad Damanhuri, Sang Penyiram Sejati Ahmad Damanhuri di taman depan ruang UNBK

Sibolga (Inhum). Namanya Ahmad Damanhuri Daulay, saat ini duduk di Kelas XII MIA 1, anak yang cukup pendiam, akan tetapi pandai memberikan tausyiah, tidak hanya menjadi pilihan teman temannya untuk mengisi kultum apel pagi, akan tetapi dua tahun terakhir Ahmad Damanhuri juga ada dalam tim safari ramadhan MAN Sibolga saat berkunjung dan memberikan tausyiah ketengah tengah jamaah.

Tapi, yang menjadi bahasan kali ini bukan soal itu, tapi kebisaan lama Ahmad Damanhuri yang senang memberikan bantuan kepada petugas taman MAN Sibolga, kebiasaan Ahmad Damanhuri yang dalam catatan beberapa orang sudah berlangsung sejak lama, sudah tampak begitu terbiasa, ya, Damanhuri suka ikut ambil bagian dalam kegiatan menyiram taman. Walau itu tampak biasa biasa saja karena banyak orang yang bisa melakukannya, akan tetapi tetap saja menjadi catatan istimewa karena hanya Ahmad Damanhuri yang selalu siap melakukan kegiatan ini tanpa perintah sama sekali.

Petugas keamanan MAN Sibolga Sukri kepada Inhum Jumat, 11 Agustus 2017 mengatakan, kebiasaan ini adalah pekerjaan beliau pada dasarnya, karena oleh madrasah beliau yang secara langsung diminta untuk melakukan penyiraman taman dalam beberapa kesempatan, sesuai dengan jadwal yang diharapkan. Akan tetapi Sukri mengaku kalau Ahmad Damanhuri selalu siap memberikan tenaga untuk itu, seperti yang terjadi hari ini di taman depan ruang UNBK.

“Beliau memang paling sering memberikan bantuan tanpa adanya permintaan sekalipun, Damanhuri akan selalu siap memberikan bantuan untuk itu, bukan kali ini saja, akan tetapi itu sudah berlangsung sejak lama, jauh sebelum ini. Jadi, bolehkan kalau kita katakan kalau Damanhuri ini seorang penyiram bunga sejati, yang bekerja tanpa menunggu perintah sama sekali,” demikian kata Sukri.

Saat ditemui Inhum setelah melakukan aktivitasnya Ahmad Damanhuri mengatakan kalau hal tersebut ia lakukan hanya dalam upaya memberikan bantuan, Damanhuri merasa itu bukan satu tindakan yang istimewa karena ada banyak orang yang bisa melakukannya, bahkan mungkin akan jauh lebih baik dari apa yang bisa ia lakukan, menurut Ahmad Damanhuri, jika memang kita memiliki kesempatan yang luang, kenapa kita tidak gunakan untuk melakukan bantuan, itu hal yang sederhana dan biasa biasa saja, jelas Ahmad Damanhuri Daulay.

WKM II Kesiswaan Sri Rafiah saat dimintai tanggapannya mengenai hal ini mengatakan, apapun alasannya, apa yang dilakukan Ahmad Damanhuri tetaplah sesuatu yang penting untuk ditiru, tetap merupakan sebuah sikap dan tindakan yang patut mendapat apresiasi, benar jika banyak yang bisa melakukan kegiatan itu dengan benar, akan tetapi apakah banyak yang mau melakukannya, itu yang jadi pertanyaan besar, ada perbedaan yang sangat tajam antara yang mampu dan yang mau.

“Yang mampu bisa saja seratus, seribu atau bahkan ratusan ribu orang, bahkan kita bisa katakan semua orang bisa melakukan itu dengan baik atau bahkan jauh lebih baik, akan tetapi apakah semuanya juga berada dalam posisi mau, tidak juga. Oleh karena itu, sekecil apapun tindakan yang dilakukan oleh orang yang mau, itu tetap yang terbaik, tetap yang paling istimewa yang patut untuk kita hargai, karena untuk sampai ketitik mau, bukan sesuatu yang mudah dilakukan banyak orang,” demikian kata Sri Rafiah. (SDP)

73 DIBACA
Jumat,2017-08-11,23:57:52

Bupati Palas Lepas Calhaj Kloter 16/MES Gelombang ke II

Jumat,2017-08-11,23:36:19

Tim Gerak Jalan MAN Sibolga Siap Memberi Warna

Jumat,2017-08-11,23:17:18

Mengecek Tanaman dan Bunga Bersama Ibu Karmila

Jumat,2017-08-11,22:59:39

Mutia Nurrahma Juara I Duta Genre Kota Binjai

Jumat,2017-08-11,22:54:15

Tidak Ada Pemilahan Waktu, Berbenah Diri Tidak Membutuhkan Kata Tunggu


0 Komentar :