Sabtu,2017-08-12,19:33:19

Mendata dan Memetakan Tanaman dan Bunga di Taman Belakang Laboratorium Bahasa

Mendata dan Memetakan Tanaman dan Bunga di Taman Belakang Laboratorium Bahasa

Sibolga (Inhum). Siswa kelas XI MIA 2 MAN Sibolga belum beranjak dari pembenahan dan pemetaan keadaan tanaman dan tumbuhan yang tersebar di beberapa titik penting madrasah, setelah kemarin melakukan pemetaan di kebun madrasah, hari ini Sabtu, 12 Agustus 2017 kelas ini kembali melakukan pemetaan, kali ini untuk tanaman dan tumbuhan yang ada di taman belakang laboratorium bahasa.

Lokasi ini sedikit lebih sulit dibandingkan dengan lokasi lainnya karena tanahnya yang sedikitpun tidak ada yang datar, semuanya membukit, walau tidak begitu terjal, akan tetapi melakukan aktivitas dititik yang ini memang membutuhkan kehati hatian karena banyak memiliki potensi sulit.

Akan tetapi tampaknya para siswa tidak begitu memikirkan hal ini, mereka lebih fokus kepada catatan catatan yang harus dipenuhi dalam kegiatan kali ini. Bagaimana mereka dapat memenuhi permintaan guru pembimbing mengenai kondisi dan keadaan tanaman dan bunga yan tertanam di lokasi ini. Salahsatu siswa Hari Saspari Sikumbang kepada Inhum mengatakan, lokasi ini memang agak unik, disamping geografinya yang tidak datar, tanaman yang tumbuh juga beragam, mulai dari tanaman tahan lama maupun tanaman berumur pendek, seperti palawija dan beberapa jenis sayuran.

Hari Saspari Sikumbang lebih lanjut mengatakan, melakukan pemetaan dan pendataan kondisi tumbuhan dan bunga memiliki keasyikan tersendiri karena ada banyak pengetahuan yang dapat ditemukan dalam kegiatan. Menjadi lebih lengkap kata Hari Saspari karena guru pembimbing langsung memberikan penjelasan ditempat kejadian, sehingga jawaban atas persoalan yang muncul dapat ditemukan dalam kurun waktu yang tidak lama.

Guru pembimbing dalam kegiatan hari ini Guru Biologi Marlina Febriany Siagiaan kepada Inhum mengatakan, pemetaan dan pendataan kondisi tanaman dan tumbuhan tidak hanya membawa siswa pada pengetahuan jenis dan macaman tumbuhan saja, akan tetapi juga berkaitan dengan tata pertumbuhan tanaman, proses pengelolaan, pemeliharaan dan tekhnik terbaik agar tanaman terhindar dari hal hal yang kurang baik.

“Dengan melakukan pemetaan ini, maka kita akan mengetahui kondisi riil dari tanaman yang ada di kompleks madrasah, hasil dari pemetaan ini dapat dijadikan sebagai langkah berikutnya, apa dan bagaimana kondisi tanaman saat ini, apakah tanaman dapat dipertahankan, dipelihara dengan baik, atau kondisi lain, jika kurang baik apa sebabnya, bagaimana bisa terjadi dan apa solusi terbaik untuk membuanya menjadi lebih baik,” demikian Marlina Febriany Siagiaan memberikan penjelasan panjang lebar.

WKM II Kesiswaan MAN Sibolga Sri Rafiah kepada Inhum mengatakan, madrasah memang mendorong kegiatan kegiatan yang berorientasi ada kegiatan ril dilapangan, bukan hanya sebatas melakukan praktik atau mengerjakan sesuatu, akan tetapi melakukan pemetaan atau pendataan juga penting untuk membangun opini bagaimana dan apa tindakan selanjutnya yang paling baik untuk diterapkan, itu sangat penting dan baik untuk perkembangan pengetahuan siswa, demikian Sri Rafiah. (SDP)

74 DIBACA
Sabtu,2017-08-12,19:27:28

Isi Kemerdekaan dengan Terus Berkarya

Sabtu,2017-08-12,18:24:26

Anggota DPD RI Berkunjung ke SMAK St Thomas Rasul Samosir

Sabtu,2017-08-12,17:46:46

Ketua MUI Medan Sampaikan Penyuluhan Peningkatan Wawasan Kebangsaan di MAN 3 Medan

Sabtu,2017-08-12,16:22:18

Dukung Adiwiyata MAN Kualuh Hulu, Camat Lakukan Kunjungan

Sabtu,2017-08-12,16:04:19

Siswi MTsN Lubuk Pakam Juara Satu Bola Voli Tingkat Provinsi


0 Komentar :