Senam Kerukunan dan Deklarasi Anti Radikalisme Bersama 7.400 Peserta

Senam Kerukunan dan Deklarasi Anti Radikalisme Bersama 7.400 Peserta

Medan (Inmas). Masih dalam rangka merayakan Hari Amal Bakti (HAB) Ke-74 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Iwan Zulhami, SH, M.AP mengadakan Senam Bersama dan Deklarasi Anti Radikalisme Bersama ±7.400 peserta yang terdiri dari ASN Kemenag se-Sumut, kepala sekolah, guru serta siswa madrasah di Lapangan Asrama Haji Medan, Sabtu (4/1).

Menteri Agama Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Fachrul Razi datang ke Sumatera Utara khusus untuk ikut merayakan Hari Amal Bakti ke-74 ini. Selain Fachrul Razi memberikan kata sambutan dan arahan, Ia juga ikut bersenam bersama ±7.400 peserta.

Dalam Kata sambutannya, Fachrul Razi mengatakan senang sekali bisa datang di Kota Medan dan mengucapkan terima kasih atas catatan-catatan luar biasa di Sumatera Utara karena telah melaksanakan tugas-tugas dengan sangat baik. Ia juga melantunkan beberapa pantun, “bukan batang sembarang batang, batang ditanam di sukabumi, kami datang bukan sembarang datang, datang untuk bersilaturahmi.”

Dalam kata sambutan Fachrul Razi in, Ia menggaris bawahi masalah kerukunan. “Memang kerukunan umat beragama itu sudah menjadi ukuran dunia, kalau di sebuah negara kerukunan umat beragamanya rendah, pasti orang tidak mau datang. mana mau orang non-muslim, mana mau orang luar datang ke tempat yang kerukunan umat beragamanya rendah.”

“Tapi saya puji bahwa di Sumatera Utara ini kerukunan umat beragamanya diatas rata-rata nasional, tolong ini dijaga betul-betul, karena dengan itu kita bisa hidup rukun dan damai,” Fachrul Razi.

Fachrul Razi juga mengatakan setiap Ia ketemu dengan siswa madrasah dan pesantren, Ia minta mereka meneriakkan yel-yel semangat “Sehat, Cerdas, Amanah”, karena madrasah dan pesantren itu merupakan orang yang sehat, kenapa sehat? karena bangunnya pag-pagi untuk shubuh sementera pemuda-pemuda lain masih dibawah selimut.

“Adik-adik pasti amanah, karena orangtua mengamanahkan anaknya untuk pendidikan agama yang baik, pendidikan umum yang baik sehingga dia menjadi cerdas karena menguasai ilmu-ilmu agama dan juga ilmu umum lainnya,” ujar  Fachrul Razi.

Fachrul Razi juga menyampaikan bahwa siswa madrasah dan pesantren yang mempunyai ilmu agama yang tinggi jangan sampai tidak mempunyai pekerjaan. Oleh sebab itu, kedepannya akan ditambahkan ilmu-ilmu pengetahuan yang membuat mereka bisa bersaing merebut lapangan kerja. “Kita ingin mereka ilmu agamanya tinggi, iman dan taqwanya tinggi, punya pekerjaan untuk menjadi manusia yang berguna bagi umat dan bangsa,” tuntasnya.

Diakhir acara, Fachrul Razi bersama para tokoh agama Sumatera Utara menandatangani Deklarasi Anti Radikalisme.

163 DIBACA

Kakankemenag Dairi Hadiri Pengukuhan Paskibraka

Meriahkan HUT RI ke 72, Siswa MTsN Tanah Jawa Manfaatkan Barang Bekas

Kemenag Taput dan KPPN Balige Teken Nota Kerjasama

Kakankemenag Simalungun Resmikan Musholla Al Falah

Kasi Kesiswaan Memberikan Motivasi Kepada Siswa MAN Sidikalang