Kunjungan Audiensi dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Utara

Kunjungan Audiensi dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Utara

Medan (Inmas). Bertempat di Ruang Tamu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Iwan Zulhami, SH, M.AP menerima Audiensi dari pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Utara pada pukul 11.15 WIB, Senin (20/01). Iwan Zulhami menyambut kedatangan DMI Sumut ini dengan tangan terbuka dan juga penuh dengan kehangatan.

Sabar, selaku Wakil Sekretaris DMI mengungkapkan bahwa tujuan audiensi ini adalah untuk meminta arahan dan bimbingan agar nantinya dalam menjalankan kepengurusan masjid di Sumatera Utara ini dapat berjalan dengan lancar karena masjid yang di Sumut ini dibawah pihak Kementerian Agama dan juga Iwan Zulhami ditetepkan sebagai Pembina dalam SK Kepengurusan.

Ketua DMI Sumut Irhamuddin Siregar, MA menyampaikan bahwa dari 33 Kab/Kota, yang ada Pimpinan Daerahnya baru 21, jadi ini merupakan pr bagi DMI Sumut dalam kepengurusan masjid. DMI Sumut akan berusaha untuk mendata sampai ke tingkat Kecamatan agar terdata dengan akurat dan terakumulasi seluruh masjid yang ada di Sumatera Utara dan berupaya untuk menjadikan masjid sebagai wadah umat islam yang menyenangkan sehingga orang-orang tidak bosan dan terpaut dengan masjid.

H. Jaharuddin Batubara menambahkan bahwa Dewan Masjid ini telah mendapat dukungan oleh semua pemerintahan, “Masjid ini potensinya se-Indonesia dari Sabang sampai Merauke bukan tanggung, inilah kekuatan umat Islam, kalau lemah masjid, berarti lemahlah umat islam,” begitulah pernyataan Jaharuddin. Ia meminta pada Iwan Zulhami agar Kakankemenag dan Kepala KUA bisa bekerja sama dengan DMI Sumut atas intruksi Iwan Zulhami.

Menggapi apa yang disampaikan oleh para pengurus DMI Sumut, Iwan Zulhami mengatakan bahwa masjid merupakan sarana tempat umat Islam berubadah, selain itu masjid merupakan pusat peradaban, pembinaan generasi muda dan pusat wacana pembentukan ekonomi keumatan.

Kemudian Iwan Zulhami mengatakan bahwa masjid-masjid harus diperjelas statusnya, terutama asetnya(tanahnya). “Minimal harus bisa menerbitkan Akte Ikrar Wakaf Masjid, agar tidak beralih fungsi menjadi masjid pribadi atau masjid sekelompok orang.“

“Kemudian yang perlu dibenahi langkah-langkahnya yaitu lakukan pembinaan manajemen masjid, bekerja sama dengan Kakankemenag Kab/Kota, dengan MUI, dengan Bagian Kesra Kab/Kota kemudian adakan pembinaan manajemen pengelolaan masjid seperti yang dikatakan pak Jahar tadi, sehingga setelah kita benahi, status dan data masjid ini dapat terpampang dengan detail,” imbuh Iwan Zulhami.

Iwan Zulhami juga menambahkan DMI Sumut perlu mengekspansi keluar tentang sarana-sarana ibadah seperti di mall, restauran atau  hotel yang tidak ada penunjuk arah kiblatnya.

101 DIBACA

Kakankemenag Langkat Hadiri Acara Pengukuhan Paskibra 2017

Lomba Giring Bola Dengan Tali Meriahkan Lomba HUT RI ke 72

Meriahkan HUT RI Ke 72 MAN Lima Puluh Gelar Berbagai Perlombaan

Sebelas Ekor Sapi Qurban Untuk Tahun 2017 di Kankemenag Asahan

Tujuh Orang Siswa MAN Sidikalang Mengikuti Sosialisasi