Selasa,2017-09-12,14:52:27

Menuju Finalisasi Kelompok Kerja Kepala Madrasah Kota Sibolga

Menuju Finalisasi Kelompok Kerja Kepala Madrasah Kota Sibolga

Sibolga (Inhum). Setelah merampungkan pembincaraan awal beberapa hari yang lalu, tim perumus Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K3M) Kota Sibolga kembali berkumpul di ruang kepala MAN Sibolga Selasa, 12 September 2017. Pertemuan ini sengaja dirancang untuk melakukan finalisasi AD/ART dan Program Kerja K3M satu tahun kedepan.

Tim permumus K3M Kota Sibolga ini sendiri diisi oleh Kepala MAN Sibolga Muallim mewakili Madrasah Aliyah, Kepala MTs PTh Darur Rachmad Sibolga Supriansyah Pasaribu mewakili Madrasah Tsanawiyah dan Kepala MIS Al Mukhlisin Sibolga Abdul Aziz mewakili Madrasah Ibtidaiyah.

Kepala MAN Sibolga Muallim kepada Inhum mengatakan, Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K3M) Kota Sibolga ini harus sudah rampung proses administrasinya dalam minggu ini agar seluruhnya dapat bekerja dengan baik, dapat mencurahkan pemikiran, kerjasama dan upaya upaya lain demi untuk pengembangan kelembagaan madrasah yang ada di Kota Sibolga.

“Secara jumlah kita punya potensi untuk berkembang dan terus menunjukkan perubahan kearah yang lebih baik, sekarang tergantung kepada kita bagaimana mengolahnya. Akan tetapi, yang paling penting dari semua itu adalah bagaimana seluruh madrasah dapat bekerja sama dan sama sama bekerja, saling mendorong dan saling menguatkan satu sama lainnya,” demikian kata Muallim.

Kepala MTs PTh Darur Rachmad Sibolga Supriansyah Pasaribu kepada Inhum mengatakan, penguatan K3M Kota Sibolga secara langsung dan tidak langsung akan dapat melahirkan kekuatan baru bagi seluruh madrasah yang ada, forum ini kata Supriansyah Pasaribu akan menjadi kekuatan besar madrasah untuk lebih baik, lebih maju dan lebih berkembang secara kontinu, karena akan melahirkan kebersamaan dan penyatuan pemahaman.

“Kita membutuhkan peningkatan solidaritas, bukan selama ini belum ada. Tapi kita butuh yang lebih valid lagi, kita butuh yang memiliki kemampuan lebih, terstruktur dan terorganisir dengan baik, sehingga seluruh madrasah dapat bersama sama memecahkan masalah yang mungkin muncul. Dengan cara itu, peluang untuk lebih berkembang akan sangat mungkin tercapai dengan baik,” jelas Supriansyah Pasaribu.

Sementara itu, Kepala MIS Al Mukhlisin Abdul Aziz mengatakan, sebagai lembaga pendidikan formal yang paling dasar, Madrasah Ibtidaiyah penting untuk melakukan kolaborasi pemikiran dengan lembaga lembaga pendidikan madrasah lainnya, tidak hanya sesama tingkat, akan tetapi juga terhadap yang lebih atas, dengan begitu kata Abdul Aziz pihaknya akan dapat melakukan pengembangan yang lebih baik, program yang lebih mantap dan sesuai dengan keinginan umum, harap Abdul Aziz. (SDP)

41 DIBACA
Selasa,2017-09-12,14:35:07

Hari Kedua Solidaritas Rohingnya, Rp. 4.025.000,-

Selasa,2017-09-12,14:25:34

Inovasi Harus Memperhatikan Aspek Efisiensi Waktu dan Biaya

Selasa,2017-09-12,14:14:55

Menangislah Untuk Sesuatu yang Sesuai

Selasa,2017-09-12,13:04:32

MTsN Besitang Laksanakan MGMP

Selasa,2017-09-12,12:55:49

Kepala MTsN Bilah Rantauprapat Pimpin Rapat Evaluasi


0 Komentar :