Rabu,2017-09-13,09:03:38

Rohingya Butuh Kita

Rohingya Butuh Kita

Sibolga (Inhum). Kepala MAN Sibolga Muallim menyikapi kondisi Muslim Rohingya di Myanmar mengatakan kalau seluruh dunia perlu mengetahui bahwa keadaan itu merupakan keadaan yang sama sekali tidak patut untuk dibiarkan. Semua pihak harus melakukan upaya nyata untuk membantu keadaan itu, terserah apapun yang menjadi alasan permulaan yang menyebabkannya menjadi berkembang seperti saat ini.

Kepada Inhum Rabu, 13 September 2017 Muallim mengatakan, beliau tidak mau terkurung dalam opini penyebab awal atau apa yang melatarbelakangi sikap Myanmar yang justru membuka akses besar bagi terciptanya kondisi tragis bagi Muslim Myanmar. Karena menurut Muallim, apapun alasannya, yang jelas itu merupakan tragedi kemanusiaan dan kita sebagai sesama makhluk pantas untuk menunjukkan solidaritas.

“Terserah apapun alasan pemicunya, terserah apapun alasan kuatnya. Yang jelas keadaan itu tidak benar dan harus diluruskan. Kita dalam posisi yang tidak dapat melakukan banyak hal, setidaknya ikut memberikan upaya meringankan, seperti mengumpul donasi ini, setidaknya kita punya upaya, kita membangun usaha untuk membantu kehidupan mereka,” demikian kata Muallim.

Secara apapun lanjut Muallim, tindakan yang berlangsung di Myanmar bukan tindakan yang pantas untuk dilakukan, benar kata banyak orang di media sosial kalau kita hanya butuh rasa kemanusiaan untuk membantu Rohingya, kita hanya butuh jiwa manusiawi untuk menggerakkan tindakan melakukan upaya pertolongan.

“Apapun alasannya, Rohingya butuh kita. Mereka membutuhkan uluran perhatian kita. Untuk tingkat kita di masyarakat umum, masyarakat banyak, hal yang paling mungkin memang itu, memberikan bantuan semaksimal yang kita bisa, ini dapat menjadi bukti otentik jika kita masih normal, masih punya rasa kemanusiaan, masih punya jiwa sosial,” jelas Muallim.

Untuk itu, Muallim secara pribadi mengatakan ucapan terima ksaih kepada semua pihak yang mau dan bersedia memberikan bantuannya, hal tersebut kata Muallim akan sangat memberi pengaruh kepada mereka, baik yang saat ini masih berada di negaranya atau mereka yang sudah berhasil lolos menuju tenda pengungsian.

“Semoga kita tidak pernah berpikir untuk berhenti melakukannya, tidak hanya hari ini, akan tetapi juga pada kesempatan kesempatan berikutnya,” harap Muallim. (SDP)

105 DIBACA
Rabu,2017-09-13,08:48:32

Donasi MAN Sibolga Untuk Rohingya

Rabu,2017-09-13,06:20:16

SARA, Sumbu Pendek yang Mudah Terbakar dan Meledak

Rabu,2017-09-13,00:03:41

Barisan Pengibar Bendera MTsN Barus Dilatih Formasi Paskibraka

Selasa,2017-09-12,23:45:41

Memikirkan Strategi untuk Mampu Bersaing di Antara Sekolah Lainnya

Selasa,2017-09-12,23:22:04

Rapat Koperasi Tahunan, Total Aset Mencapai Tiga Ratus Juta


0 Komentar :