Rabu,2017-09-13,14:45:12

Kepedulian Bukan Selalu Soal Jumlah

Kepedulian Bukan Selalu Soal Jumlah WKM III MAN Sibolga Khairuman Lubis bersama beberapa orang guru

Sibolga (Inhum). WKM III Humas MAN Sibolga Khairuman Lubis meminta kepada seluruh warga madrasah agar lebih peduli terhadap semua hal yang berkaitan dengan kondisi sosial di tengah tengah masyarakat. Kepedulian penting untuk ditingkatkan karena banyak hal dalam kehidupan ini memiliki tipikal yang tidak konstan, selalu berubah ubah dan selalu menunjukkan pola yang tidak seragam.

Kepada Inhum Rabu, 13 September 2017 Khairuman Lubis mengaku masih memiliki perasaan kurang enak dengan berbagai sikap yang ditunjukkan warga dalam menyikapi keadaan sosial, termasuk masalah yang berkaitan dengan tragedi kemanusiaan. Masih terlampau banyak sikap kurang menarik dan kurang simpatik yang berkembang dan muncul ke permukaan.

“Kita sebagai makhluk sosial semestinya melihat setiap keadaan dengan jiwa sosial yang penuh, tidak malah berusaha mencari delik dari berbagai arah untuk merubah keyakinan banyak orang bahwa keadaan yang begini atau yang begitu adalah sesuatu yang tampak berlebih atau semacamnya,” demikian kata Khairuman Lubis.

Hal yang terlebih dahulu dan yang paling penting terkadang justru terlupakan, malah sibuk dengan opini lain yang terkadang kurang berhubungan dengan kondisi yang seharusnya diperhatikan, terutama para pengguna aktif media sosial. Contoh kasus kata Khairuman Lubis adalah apa yang menimpa Muslim Rohingya, saat mereka membutuhkan perhatian dan uluran tangan, masih ada saja yang lebih cendrung kepada musabab dan keadaan lain yang jelas jelas dapat mengaburkan keadaan yang sesungguhnya.

“Kita terkadang heran juga, masih ada oknum yang lebih mengedepankan hal hal yang berbau politis, hoak atau lain sebagainya, ditanya soal kontribusi, bantuan, uluran tangan atau yang sejenis dengan itu sama sekali tidak ada, nol besar. Inikan aneh, padahal kepedulian itu bukan hanya soal jumlah, akan tetapi soal membuatnya menjadi nyata,” jelas Khairuman Lubis.

Untuk hal itu Khairuman Lubis mengharap kepada seluruh warga MAN Sibolga agar lebih arif dari kearifan yang selama ini ada, lebih peduli lagi dari kepedulian yang selama ini sudah terlihat, karena banyak orang yang memberikan anggapan bahwa kualitas seseorang itu banyak diukur berdasarkan rasa peduli yang dimilikinya terhadap berbagai keadaan dan setuasi sosial.

“Bukan hanya masalah Rohingya, itu dapat dijadikan contoh, tapi ini seluruh masalah yang ada dihadapan kita, setiap masalah yang sampai ketelinga kita, semua penomena yang datang silih berganti akibat perputaran masa, akibat perputaran waktu. Tunjukkanlah kepedulian itu, berapapun jumlahnya, itu sama sekali bukan masalah,” harap Khairuman Lubis. (SDP)

31 DIBACA
Rabu,2017-09-13,14:43:39

MTsN Siantar Simalungun Ikuti Lomba Vokal Solo dan Tarian Daerah

Rabu,2017-09-13,14:15:06

Kemenag dan Korem 022/PT Pematangsiantar Tandatangani Nota Kerjasama

Rabu,2017-09-13,13:51:41

Kepala Madrasah Tinjau Hasil Karya Siswa Robot dari Bahan Botol Bekas

Rabu,2017-09-13,13:00:24

Grand Opening KKD MAN 1 Medan dengan Berakar Ukhuwah

Rabu,2017-09-13,12:43:39

Diskusi Lapangan yang Selalu Menyenangkan


0 Komentar :