Selasa,2017-11-14,11:05:39

Kakankemenag Asahan Hadiri Rakor Program Pendampingan kepada Sasaran Deradikalisme

Kakankemenag Asahan Hadiri Rakor Program Pendampingan kepada Sasaran Deradikalisme Kakankemenag Asahan Dr. H. Hayatsyah, M. Pd (nomor 3 dari atas kiri ) foto bersama dengan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Muhammadiyah Amin

Kisaran ( Inhum ). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan DR. H. Hayastyah, M.Pd menghadiri rapat koordinasi Program Pendampingan Kepada Sasaran Deradikalisasi bersama Kementerian Agama diikuti 65 Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan 131 Penyuluh Agama Non PNS di Hotel Horison Jakarta , 13 s.d 15 November 2017.

Disampaikan Hayatsyah kepada Humas Kemenag Asahan melalui handphone seluler bahwa kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Muhammadiyah Amin dan Direktur Deradikalisasi Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT )  Irfan Idris. Disampaikan Muhammadiyah Amin bahwa persoalan terosime adalah persoalan bersama maka diperlukan kerja sama berbagai pihak berperan penting adalah penyuluh agama, dimana penyuluh agama dipandang sebagai mitra strategis BNPT mengingat kelompok radikal terorisme kerapkali menggunakan narasi keagamaan sebagai justifikasi paham dan aksi kekerasan mereka.

"Kompetensi penyuluh agama yang berada di bawah naungan langsung Kementerian Agama harus membantu dalam menangkal penyebaran paham dan aksi radikali terorisme  dengan melakukan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak terjadi tindakan radikal terorisme. Penyuluh agama harus mampu menyampaikan paham agama yang cinta damai," ungkapnya.

Dikesempatan yang sama Irfan Idris menyampaikan bahwa diharapkan adanya kerjasama yang baik antara  Kemenag dan BNPT dalam meningkatkan pemahaman, pengamalan dan pengembangan nilai keagamaan yang benar serta penguatan pendidikan karakter kebangsaan di sekolah/satuan pendidikan, pola-pola penguatan pendekatan terhadap keluarga, serta pengendalian secara sistem ( IT ) terhadap data-data pembesuk napi teroris sabagai unsur pencegahan penyebarluasan dan tindakan radikal yang masih terjadi.

Akhirnya diharapkan Beliau untuk perkuat lagi resonansi kebangsaan generasi muda melalui penyuluhan agama , ingatkan lagi mereka akan nilai-nilai persatuan kebangsaan kita. Mari kita lebih peka dan jaga generasi muda dari pengaruh negatif yang dapat meluruhkan kebangsaan dan radikalisme. (sm)

51 DIBACA
Selasa,2017-11-14,10:21:21

Mari Kita Selamatkan Generasi Muda Dari Bahaya Narkoba

Selasa,2017-11-14,09:38:14

Kakankemenag Samosir Pimpin Rakor Bulan November

Selasa,2017-11-14,08:25:30

Pengelolaan Dana Harus Transparan dan Akuntabel

Senin,2017-11-13,22:55:38

Pengambilan Sumpah Janji Ketua DPRD Kota Pematangsiantar

Senin,2017-11-13,22:29:35

Insiden Konsleting Listrik, Simulasi UNBK Tetap Berjalan Normal


0 Komentar :