Selasa,2017-11-14,21:20:02

Mengalah Tak Selamanya Disebut Kalah

Mengalah Tak Selamanya Disebut Kalah WKM III Humas MAN Sibolga Khairuman Lubis

Sibolga (Inhum). WKM III Humas MAN Sibolga Khairuman Lubis mengatakan, Upaya penegakan aturan harus selalu tegas, harus sama tanpa membeda bedakan, tidak ada istilah pilih kasih, apalagi tebang pilih. Itu kata Khairuman sepenuhnya sangat benar, akan tetapi pada beberapa kesempatan aturan juga tidak baik selalu kaku dan begitu membatu. Lembaga pendidikan merupakan kelompok sosial, ada banyak keadaan, setuasi, atau kondisi yang secara langsung atau tidak langsung melahirkan keadaan dimana pengelola harus melakukan tindakan seperti melawan.

Hal ini disampaikan Khairuman menanggapi masih adanya beberapa siswa yang belum dapat menyesuaian diri degan beberapa aturan yang diberlakukan madrasah. Persoalan yang menjadi sorotan seperti pilihan sepatu dengan warna yang dianjurkan lembaga atau tampilan lain yang berkaitan.

“Ada beberapa siswa yang belum sampai kearah itu, misal ada beberapa siswa sepatunya masih berwarna, tetapi ini merupakan satu keadaan yang cukup dilematis, karena meminta sang siswa untuk mengganti bukan sesuatu yang gampang dilakukan, hal tersebut terjadi dengan beberapa alasan, dan yang paling mengendurkan hati adalah karena alasan ekonomi, ketiadaan dan kekurang tahuan, terutama mereka yang baru duduk di kelas X,” demikiaan kata Khairuman Lubis.

“Bagi siswa yang kurang mampu, mengganti bukan hal yang mudah, ada banyak pertimbangan kebutuhan, jadi kita harus juga dalam posisi ikut memikirkan itu, saya berfikir harus ada jalan sederhana namun dapat memberikan jawaban yang menggembirakan semuanya. Madrasah harus dapat membuat siswa sesuai dengan aturan tanpa harus mengeluarkan biaya penggantian. Ada saatnya kita berada dalam posisi mengalah, akan tetapi itu tidak kemudian membangun klaim kalau kita kalah,” demikian ungkap Khairuman Lubis.

Lebih lanju Khairuman mengatakan, jika memang kita dapat mambangun solusi dengan baik, itu akan terlihat lebih baik ketimbang tetap tegang dengan apa yang kita harapkan. Dengan memberikan fasilitas untuk mengubah warna sepatunya artinya madrasah sudah dapat memastikan apa yang di harapkan madrasah bisa berjalan dengan sempurna, Khairuman percaya, siapapun akan menerima konsep ini dengan baik. (SDP)

25 DIBACA
Selasa,2017-11-14,21:04:45

Yatim Piatu Siswa MIN Simpang Empat Terima Bantuan Polres Asahan

Selasa,2017-11-14,21:02:33

Keseimbangan Amar Makruf dan Nahi Munkar

Selasa,2017-11-14,20:32:37

400 Pasang Catin Mengikuti Bimbingan Perkawinan Pra Nikah

Selasa,2017-11-14,16:15:01

Kemenag Tanjungbalai Gelar Rakor Persiapan Bimbingan Perkawinan

Selasa,2017-11-14,14:50:09

Kakankemenag Binjai Minta Jajarannya Persiapkan Peringatan HAB dengan Matang


0 Komentar :