Rapat Koordinasi Binsyar Kemenag Asahan Menitikberatkan Pada WBBM

Rapat Koordinasi Binsyar Kemenag Asahan Menitikberatkan Pada WBBM Kakankemenag Asahan Dr. H. Hayatsyah, M. Pd pimpin rapat koordinasi seksi Bimas Islam dan Syariah di Aula Kankemenag Asahan

Kisaran ( Inhum ). Rapat koordinasi seksi Bimbingan Masyarakat Islam dan Syariah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan membahas tentang laksanakan Lima Budaya Kerja dengan tidak adanya pungutan dalam pelaksanaan pernikahan maupun pada administrasi nikah rujuk hanya disesuaikan dengan aturan yang berlaku saja, Selasa 9 Januari 2018

Rapat yang dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan Dr. H. Hayatsyah, M. Pd didampingi Kasubbag Tata Usaha Drs. H. Mahmudin, MM  dan Kasi Bimas Islam Drs. Lahuddin Hasibuan, MM mengatakan bahwa laksanakan segala layanan pernikahan dengan baik sesuai aturan yang berlaku. Intinya tidak boleh ada pungutan atau pemberian sekecil apapun kepada penghulu karena ketentuan yang ditetapkan dalam revisi dinilai cukup dari segi perhitungan besaran honor maupun tunjangan kepada penghulu.

Saat ini harus berhati-hati dalam melaksanakan pekerjaan, jangan sampai tertangkap tangan ( OTT ). Banyak kasus yang telah kita baca melalui sosmed tentang OTT di Kementerian Agama , namun sangat diharapkan agar bekerjalah dengan ikhlas, jujur dan amanah tanpa adanya keinginan untuk diberi uang tambahan / upah, ucapnya.

Sangat diharapkan seluruh Aparatur Sipil Negara yang bertugas di Kantor Urusan Agama Kecamatan mengerti akan Lima Nilai Budaya Kerja dan dapat memaknainya di setiap giat yang dilakukan baik kediri sendiri maupun masyarakat. Seperti Integritas yang merupakan apa yang diucapkan harus sesuai dengan perbuatan, misalnya saat menyuruh calon pengantin untuk menghafalkan doa mandi wajib dan membacakaan doa tersebut di dalam hati saat akan mandi wajib nantinya tetapi diri sendiri  tidak hafal dan tidak mau membacakannya saat mandi wajib tersebut.

“ Sebagai Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama yang baik maka jagalah sikap dan tingkah laku di masyarakat sehingga masyarakat akan mengikut apa yang kita kehendaki dengan tetap melaksanakan perintah Allah SWT , menjauhi larangannya dan selalu menebarkan kedamaian kepada sesama pemeluk agama," ucapnya.

Hayatsyah juga meminta kepada Kepala KUA Kecamatan agar memberdayakan seluruh Penyuluh Agama islam Honorer yang bertugas di setiap kecamatan. Buat suatu gebrakan baru ke masyarakat untuk mensiarkan agama kepelosok desa sehingga masyarakat desa tidak terpengaruh akan aliran-aliran yang menyesatkan.  Semua ditujukan agar masyarakat mengerti akan ajaran Islam yang baik dan benar dan harus dilaksanakan dengan sepenuh jiwa dan raga.

Terima kasih diucapkan Hayatsyah kepada seluruh Kepala KUA Kecamatan yang telah memberikan bantuannya atau bersinergi saat kegiatan sambut dan rayakan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama di Kabupaten Asahan ke 72 sehingga kegiatan berjalan lancar sukses dan kondusif, terima kasih juga kepada istri dari pada seluruh Kepala KUA Kecamatan yang tergabung dalam Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Asahan yang telah ikut memeriahkan HAB ke 72 dengan lomba pembuatan puding yang amat sangat memberikan inovasi baru .

Akhir dari rapat tersebut, Hayatsyah tetap mengingatkan agar tetap bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi jangan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, jauhi korupsi dalam bentuk apapun, ciptakan Kementerian Agama dalam suatu Wilayah Birokrasi Bersih Melayani . (sm)

112 DIBACA

Kakankemenag Asahan Berikan Bimbingan Manasik Haji KBIH Alharmain

Kakankemenag Pimpin Rakor Perdana Madrasah dan Ponpes Kemenag Asahan

Awali Hari dengan Bismillah dan Yang Terbaik

Kasubbag Tata Usaha Pimpin Rapat Koordinasi Perdana Sekretariat

Nurkhalishah : Simulasi 2 UNBK Harus Lebih Serius dan Maksimal