Kasi PHU Madina Sampaikan Hak dan Kewajiban Jemaah Haji Indonesia Selama Di Tanah Air

Kasi PHU Madina Sampaikan Hak dan Kewajiban Jemaah Haji Indonesia Selama Di Tanah Air Kasi PHU H. Ikhwan Siddiqi, S. Ag, MA didampingi Ka.KUA Kecamatan Tambangan Fahrur Rozi, SH,MH menyampaikan bimbingan manasik haji bagi CJH Kecamatan Tambangan di KUA Tambangan

Panyabungan (Inhum). Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal H. Ikhwan Siddiqi, S. Ag, MA menyampaikan materi bimbingan manasik haji tentang Hak dan Kewajiban Jamaah Haji Indonesia selama di Tanah Air, pada kegiatan manasik haji bagi Calon Jamaah Haji (CJH) Kecamatan Tambangan yang digelar di KUA Tambangan, Rabu 7 Pebruari 2018.

Menurutnya Penyelenggaraan Ibadah Haji merupakan tugas nasional, jamaah haji Indonesia merupakan jamaah haji yang paling besar dan banyak jumlahnya dibandingkan dengan negara negara lainnya, karenanya dalam penyelenggaraannya tidak hanya oleh Institusi Kementerian Agama saja, tapi melibatkan berbagai instansi dan Kementerian lainnya, seperti Kementerian Kesehatan, Perhubungan, Hukum dan HAM, Pertahanan dan TNI-Polri, bahkan harus menjalankan kerja sama dengan bangsa dan negara lainnya.

Ikhwan Siddiqi menyampaikan ada beberapa hak dari CJH selama berada Tanah Air diantaranya mendapatkan bimbingan ibadah dan manasik haji, pengelompokan dalam kelompok terbang (kloter) yang disusun ke dalam regu dan rombongan dengan memperhatikan hubungan kekerabatan, wilayah tempat tinggal dan lainnya.

"Disamping itu CJH juga memperoleh akomodasi selama berada di Asrama Haji Embarkasi menjelang ke berangkatan ke Arab Saudi maksimal 24 jam termasuk konsumsi, mendapatkan dokumen perjalan ke luar negeri berupa Paspor Haji yang telah divisa oleh Kedutaan Arab Saudi, gelang identitas Jamaah Haji Indonesia, Living Cost atau biaya hidup selama di Arab Saudi yang akan diterima di Asrama Haji sebelum keberangkatan," ujarnya.

Ditegaskan Kasi PHU ini juga bahwa CJH juga mendapatkan transportasi Indonesia-Arab Saudi pergi pulang dengan pesawat yang aman, nyaman, baik dan layak terbang, serta mendapatkan pelayanan kesehatan sebelum keberangkatan, dan perawatan jemaah haji sakit.

Sedangkan yang menjadi kewajiban jamaah haji adalah mematuhi segala regulasi, tata tertib dan aturan-aturan tentang penyelenggaraan ibadah haji yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia, pungkas Ikhwan Siddiqi.

Sementara itu Kepala KUA Kecamatan Tambangan Fahrur Rozi, SH,MH mengatakan bahwa jumlah CJH yang mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji ini adalah13 orang yang Insya Allah akan berangkat pada musim haji 1439H/2018 ini. (ARH)

68 DIBACA

Perpisahan M. Thoib Hasibuan dengan Seluruh Civitas di MTsN Tanah Jawa

Kepala KUA Natal Ketua Penyelenggara MTQ Tk Kecamatan Natal Tahun 2018

Kasi Urusan Katolik Kemenag Samosir Menjadi Rohaniawan Pelantikan Pejabat Pemkab Samosir

Sosialisasi Aksi Puasa Pembangunan Tahun 2018 Bagi Guru Agama Katolik

Mari Mengingat Hukum Archimedes