Selamat Hari Perempuan Internasional

Selamat Hari Perempuan Internasional Romaito Sijabat (Paling Kanan) bersama rekan rekan

Sibolga (Inhum). Penetapannya memang kemarin, tetapi aromanya hingga hari ini masih cukup menyengat hingga sangat layak untuk dibincangkan. Perhatian dunia pada perempuan sangat besar, perhatian yang memberikan gambaran pengakuan betapa pentingnya nilai seorang perempuan dalam kehidupan, bahkan hari perempuan internasional ditetapkan, yakni setiap tanggal 8 Maret.

Romaito Sijabat dan rekan rekan dari XII IIS 2 kepada Inhum Jumat, 9 Maret 2018 mengatakan harapan agar hari perempuan internasional tersebut tidak hanya sebatas seremonal saja, tidak hanya sekedar penetapan saja, akan tetapi dapat menjadi ajang penting bagi perhatian terhadap peran perempuan dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari tangga paling rendah hingga tangga paling tinggi.

“Perempuan memiliki kekuatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata, perempuan memiliki naluri membangun yang sama tingginya dengan laki laki, bahkan mungkin akan lebih mudah menemukan keberhasilan karena perempuan dapat melakukan kegiatan penyelesaian dengan lebih lembut, lebih kehati, karena menempatkan perasaan digarda paling depan,” demikian kata Romaito Sijabat yang dimani teman temannya.

Hal paling jelas yang bisa diungkapkan hari ini lanjut Romaito, di MAN Sibolga jumlah guru perempuan lebih banyak dibanding guru laki laki, cara pendekatan mengajar juga memiliki arti lebih, ini setidaknya memberikan bukti kalau perempuan jika mendapat atau diberikan kesempatan akan lebih mampu memberikan warna yang lebih positif dalam kehidupan bermasyarakat.

WKM II Kesiswaan MAN Sibolga Sri Rafiah menanggapi hal ini mengatakan, peran perempuan saat ini sangat menentukan, demokrasi bangsa juga sudah membuka lebar pintu kesempatan bagi perempuan Indonesia untuk berkarier dan berkarya diberbagai bidang, sepanjang memiliki kualitas yang sesuai, maka gender bukan lagi sebuah halangan.

“Benar, jangan hanya seremonial. Tapi Hari Perempuan Sedunia harus menjadi ajang penguatan, saat yang tepat untuk mengkaji apa yang sudah berlangsung, tidak hanya sebatas sebagai pengakuan dan pengukuhan, akan tetapi harus menjadi penguat bagi seluruh perempuan untuk lebih menunjukkan peran. Selamat Hari Perempuan Internasional, terus berbuat, terus berkarya, untuk kemaslahatan bersama,” demikian kata Sri Rafiah. (SDP)

68 DIBACA

Sebuah Film Dapat Mengubah Dunia dan Bahasa Inggris Dapat Kuasai Dunia

Kakankemenag Asahan Imbau Tebarkan Kedamaian Dalam Hadapi Pilkada

Simulasi UAMBN-BK Lancar Hingga Sesi Kedua

Nikmatnya Rasa Bersyukur

Empat Orang Yang Tak Disentuh Api Neraka