Kamis,2018-04-12,13:03:22

Pembinaan Nazir Wakaf Dalam Program PTSL 2018

Pembinaan Nazir Wakaf Dalam Program PTSL 2018

Stabat (Inhum). Kepala KUA Kecamatan  Hinai Kemenag Langkat Marwan, M.HI melakukan pembinaan terhadap nazir wakaf Desa Cempa. Kegiatan ini dilatar belakangi adanya program pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL ) Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat Tahun Anggaran 2018 sebagai upaya percepatan sertifikasi tanah wakaf, sekaligus tindak lanjut dari Surat Kementerian Agama Kabupaten Langkat Nomor : B.980/kd.02.02/BA/07/2018 tentang penyampaian data tanah wakaf.

Marwan M.Hi menyampaikan 3 tahap yang perlu ditempuh dalam pensertifikasian tanah wakaf ini.

“ Pertama, inventarisasi tanah wakaf berdasarkan dokumen yang ada. Kedua, inventarisasi asset wakaf dilapangan dengan menggali informasi dari masyarakat. Kedua langkah tersebut sudah diperoleh dan dihimpun. Dan yang ketiga inventarisasi permasalahan wakaf yang belum setifikasi melalui kegiatan pembinaan ini,” paparnya.

Dengan tujuan pemetaan masalah serta penentuan langkah-langkah praktis sebagai solusi.

“ Sertitifikat tanah wakaf akan diproses oleh BPN. berdasarkan AIW atau APAIW yang dikeluarkan KUA Kecamatan. AIW juga akan dikeluarkan berdasarkan atas hak milik calon pewakif, dilapangan alas hak ini yang rentan ditemukan,” lanjut Marwan.

Melalui program sertifikasi tanah wakaf gratis ini Dia berharap para pendahulu kita telah mewakafkan harta mereka dengan penuh keyakinan dan keihklasan. Manfaat dan maslahatnya kini masih kita rasakan. Kita mungkin terbatas untuk mewakafkan sebidang tanah milik kita karena harga yang tinggi.

“Namun setidaknya kita wakafkan tenaga kita untuk menjaga wakaf para pendahulu kita dengan upaya bersama penyelesaian sertifikat wakaf dalam waktu yang tidak terlalu lama,” tandasnya kepada para hadirin, Rabu 11 April 2018

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Desa Cempa Solekan, SE, Sekretaris Desa, unsur BPD dan LKMD berikut kepala Dusun, RT/RW Se- Desa Cempaka serta staf KUA, penyuluh agama Islam fungsional dan honorer Kecamatan Hinai.

Dalam sambutannya, Solekan mengakui bahwa ada 9 lokasi tanah wakaf yang belum sertifikat di Desa Cempaka dengan problematika yang memang beragam. Ada yang sudah diwakilkan tapi tidak melaporkan ke KUA Kecamatan.

“ Ada wakaf sama sekali tidak ada alas haknya. Ada juga yang belum dipecah dari surat dasar/induknya” Jelasnya

“ Untuk itu kami siap membantu penyelesaian administrasi terkait alas hak serta hal-hal-hal lain yang diperlukan untuk proses pensertifikasian di Desa Cempaka,” imbuhnya.

Kegiatan pembinaan ini diawali dengan acara seremonial pembukaan dilanjutkan pemaparan masalah dari nazir wakaf dan para kepala Dusun yang ditanggapi langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Hinai dan Kepala Desa Cempa.

55 DIBACA
Kamis,2018-04-12,12:11:05

Siswa MAN Kisaran Tetap Mengikuti UNBK Meski Terbaring di Dalam Mobil

Kamis,2018-04-12,11:22:47

Tanpa Mereka Kami Bukanlah Siapa-Siapa

Kamis,2018-04-12,11:19:38

Kepala KUA Kecamatan Payung Dampingi Penyerahan Bantuan Pengungsi Sinabung

Kamis,2018-04-12,10:17:28

Bendahara Kemenag Pakpak Bharat Ikuti Sosialisasi Revisi Anggaran 2018

Kamis,2018-04-12,10:02:34

Kantor KUA Kecamatan Batang Angkola Laksanakan Manasik Haji