Kamis,2018-07-12,11:04:22

Selalu Ingat Kematian, Taubat Diri Segera Datang

Selalu Ingat Kematian, Taubat Diri Segera Datang Penyuluh Agama Islam Kankemenag Asahan Al ustadz H. Julhaidir Pinayungan, S. Ag saat menyampaikan bimbingan penyuluhannya kepada para napi di Polres Asahan

Kisaran ( Inhum ). Tidak ada manusia yang benar-benar bersih dan dalam kondisi yang serba suci. Yang membedakan adalah mana manusia yang mampu melepaskan dosa yang telah dilakukannya dan mana yang terus menerus berada dalam kedosaanya sepanjang hidupnya dengan terus mengulang dosanya atau tidak mau meninggalkan dosanya. Namun demikian Allah SWT maha pengampun dan penerima taubat. Sebesar dan seberat apapun dosa yang telah manusia lakukan, Allah tetap akan mengampuninya bagi mereka yang taubatnya nasuha yaitu bertaubat dengan sungguh-sungguh.

Hal ini disampaikan saat bina rohani oleh Penyuluh Agama Islam Kankemenag Asahan Al Ustadz H. Julhaidir Pinayungan, S. Ag  di Polres Asahan kepada para narapidana , Kamis 12 Juli 2018. Dikatakannya bahwa saat hati ingat akan kematian maka pasti taubatpun akan datang pada diri . Ketauhuilah bahwa orang yang tenggelam dalam menyibukkan keduniaan, dan cenderung memperturutkan nafsunya dan ingin selalu berbuat kejahatan maka pastinya lalai dari mengingat mati. Jikapun diingatkan maka hatinya akan berontak , akan kesal dan marah-marah, hingga selalu melakukan hal yang salah hingga berkembanglah dosa dalam diri.

Jangan merasa bahwa saat berada di penjara  ini, tidak bisa bertaubat . Tapi sebaliknya semakin mendekatkan diri kepada Allah, perbanyak shalat dan membaca Alquran jikapun tidak bisa cukuplah dengan berzikir. Dan orang-orang yang mau bertaubat perlu sekali banyak mengingat mati, agar bangkit di hatinya rasa gentar dan takut sehingga ia dapat melengkapkan taubat secara sempurna, imbuhnya.

“ Untuk itu saya menyampaikan bahwa pintu taubat ada dihadapanmu, terbuka lebar, dan ia menanti kedatanganmu. Jalan orang-orang yang bertaubat telah dihamparkannya. Maka ketuklah pintunya dan tempuhlah jalannya. Mintalah taufik dan pertolongan kepada Tuhanmu. Bersungguh-sungguhlah dalam menaklukkan dirimu, paksalah ia untuk tunduk dan taat kepada Allah SWT,"  kata Julhaidir.

Dan bilamana engkau telah benar-benar bertaubat kemudian sesudah itu engkau terjatuh lagi di dalam maksiat, sehingga memupus taubatmu yang terdahulu, janganlah malu untuk memperbaharui taubatmu untuk kesekian kalinya. Selama maksiat itu masih berulang padamu maka teruslah bertaubat. Firman Allah SWT, QS. Al Israa’25, “ Karena sesungguhnya Dia Maha mengampuni kesalahan hamba-hamba yang benar-benar bertaubat kepada NYA “, akhirnya. (sm)

31 DIBACA
Kamis,2018-07-12,11:01:53

Wawasan Wiyata Mandala Materi Utama MATSAMA

Kamis,2018-07-12,10:34:22

Kepala MTsN 3 Labura Sematkan Tanda Peserta MATSAMA

Kamis,2018-07-12,10:29:02

Kepala MTsN 3 Labura Buka Pelaksanaan MATSAMA

Kamis,2018-07-12,10:28:50

Disiplin Kunci Utama Dalam Mencapai Kesuksesan

Kamis,2018-07-12,09:34:06

MATSAMA Sarana Saling Mengenal Antar Sesama