Senin, 8 April 2013 – Lain Lain
Peletakan Batu Pertama Pembangunan St. Fransiskus Asisi

Merek, (Hukmas & KUB).Pembangunan Gereja St Fransiskus Asisi di Desa wisata Dokan Kecamatan Merek akan rampung kalau didasari iman dan kepercayaan.

Hal itu dikatakan Uskup Emeretus Pius Datubara, OFMCap didampingi Pastor Paroki SPM, Kabanjahe, P Rudi, Pr, Minggu (7/4) pada Misa di Jambur desa Dokan seusai acara peletakan batu pertama pembangunan gereja Stasi St Fransiskus Asisi, Paroki SPM, Kabanjahe di Merek.

“Kita menyadari cinta dan kasih Tuhan senantiasa kepada kita umatnya tiada berkesudahan. Walaupun saat kita menghadapi berbagai beban karena duka; baik sakit, keluarga meninggal atau sedang terhimpit ekonomi, belum dapat pekerjaan atau belum mendapat jodoh, bukan Tuhan meninggalkan kita. Tapi dengan keadaan itu kita dituntut semakin tekun dan berdoa agar kita kuat dan tabah,” katanya.

Sebab itu, mari saling membantu dan saling mendoakan. Melalui cinta kita dan kebersamaan kita, rumah Tuhan di desa wisata Dokan ini akan rampung, ujar Datubara.

Ketua Umum Panitia Pembangunan Drs FJ Pinem, didampingi Sekretaris Umum, Drs Harmonis Bukit, Bendahara Umum, RD Bernardus Sijabat mengatakan, ajaran Katolik tahun 1948 sudah masuk ke desa Dokan.

Pengurus gereja pertama, almarhum Lemuk Ginting, Janembah Ginting, Nongat Ginting dan tahun 1951, gereja apa adanya berdiri dan diberkata misionaris dari Belanda, P Brans, OFMCap.

Kapoldasu melalui Kompol B Manurung selaku Kaur Monitor Bid Humas dan Kapolres Karo melalui Kasat Binmas, AKP Satria Sembiring mendukung program pembangunan gereja di desa wisata Dokan.

Pada kesempatan itu, juga disosialisasikan agar generasi muda menjauhi semua kenakalan remaja dan narkoba dan shabu. Kalau sempat terjebak, sudah pasti rusak masa depan dan penyembuhannya cukup berat, ujar Manurung dan Sembiring.

Dalam lelang kehormatan untuk pembangunan yang berkisar Rp 655 juta, Firdaus Sitepu sebagai anakberu (boru-red) kuta (desa Dokan-red) dan anggota DPR Anton Sihombing turut memberi sumbangan. Firdaus Sitepu, selain bantuan perdana Rp5 juta, juga menyumbang bahan material batu.

Anggota DPR Anton Sihombing menyumbang Rp 3 juta melalui Alexander Hr Ginting selaku panitia (humas-red) pembangunan gereja ini. Termasuk pengusaha Gunung Mulia Tanah Karo, Daulat Tarigan menyumbang Rp3 juta, artis nasional Tio Fanta Pinem Rp2 juta dan sumbangan umat serta donatur lainnya.

Menurut FJ Pinem, hasil lelang dan sumbangan pada peletakan batu pertama diperkirakan mencapai lebih Rp200 juta. (anl)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.032277 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.4
Jumlah pengunjung: 1204282
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.