Kamis, 13 Juni 2013 –
IGDT Deliserdang dan FKDT Medan Dukung Rekomendasi Halaqah Nasional

Lubukpakam, (Infomas). Ikatan Guru Diniyah Takmiliyah (IGDT) Kabupaten Deliserdang dan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Medan mendukung penuh 10 pokok rekomendasi yang dihasilkan dari Halaqoh Nasional Madrasah Diniyah Takmiliyah digagas FKDT Pusat dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Al Falah Desa Jatirokeh, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, 6 Juni 2013.

“Kita dari IGDT Deliserdang dan FKDT Kota Medan mendukung sepenuh 10 pokok rekomendasi hasil halaqoh nasional kemarin” ungkap Ketua IGDT Deliserdang Khairul Anwar didampingi Sekretaris Rahmat S Ag dan Ketua FKDT Kota Medan Ikwhan Lubis SE dan Sekretaris Kholid Daulay S PdI kepada Analisa baru-baru ini.

Harkat dan Martabat

Menurut Khairul, 10 pokok rekomensi halaqoh nasional yang diserahkan Ketua Umum FKDT Pusat Sumitro kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, M Nuh, dalam upaya mengangkat harkat dan martabat madrasah diniyah takmiliyah di Indonesia. Pasalnya, selama ini madrasah diniyah selalu dimarginalkan seakan bukan bagian dari kontribusi besar dalam membangun pendidikan di Indonesia.

“Isi 10 pokok rekomendasi peserta halaqoh nasional menurut kami adalah upaya mengangkat harkat dan martabat madrasah diniyah. Selama ini madrasah diniyah selalu dimarginalkan dan belum ada perhatian serius pemerintah terhadap kemajuan madrasah diniyah” tandasnya.

Penilaian senada juga dilontarkan Ketua FKDT Medan Ikwhan Lubis yang menilai, rekomendasi hasil pertemuan dalam halaqoh nasional merupakan kewajaran dari keinginan para pejuang di madrasah diniyah mengingat lembaga pendidikan ini punya kontribusi besar dalam pembangunan di Indonesia khususnya dalam menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini untuk hasil masa depan.

“Kita menilai ini merupakan aspirasi sangat wajar untuk memajukan dunia pendidikan madrasah diniyah takmiliyah. Kita berharap ini bukan sekadar rekomendasi. Presiden SBY kita harapkan bisa merealisasikan apa yang jadi rekomendasi halaqoh nasional ini” urainya.

10 Rekomendasi

Adapun 10 pokok rekomendasi hasil halaqoh nasional madrasah diniyah takmiliyah yang sampai langsung ke tangan Mendikbud M Nuh selanjutnya diserahkan kepada Presiden SBY yakni, satu, lembaga legislatif mencantumkan kelembagaan madrasah diniyah takmiliyah secara lengkap dalam revisi UU sistem pendidikan nasional.

Dua, agar dirumuskan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Mendikbud dan Menteri Dalam Negeri tentang kelembagaan madrasah diniyah takmiliyah. Tiga, pemerintah memberikan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk madrasah diniyah takmiliyah. Empat, pemerintah memberikan bantuan peningkatan sarana prasarana kepada madrasah diniyah takmiliyah.

Lima, pemerintah memberikan bantuan insentif untuk ustaz/ustazah madrasah diniyah takmiliyah. Enam, pemerintah memberikan bantuan beasiswa kepada santri madrasah diniyah takmiliyah. Tujuh, guru madrasah diniyah takmiliyah berhak mendapatkan NUPTK dan tunjangan profesi guru.

Delapan, Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) di sekolah formal diperhitungkan pemenuhan jam tatap muka (JTM) apabila mengajar di madrasah diniyah takmiliyah. Sembilan, ijazah madrasah diniyah takmiliyah mendapatkan skor penilaian untuk melanjutkan pada jenjang pendidikan sekolah formal yang lebih tinggi dan sepuluh, pengaturan jadwal ekstra kurikuler pada sekolah formal agar tidak berbenturan dengan waktu pembelajaran madrasah diniyah takmiliyah. (anl)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.026968 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 776006
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.