Kamis, 13 Juni 2013, 09:24 –
UICCI Buka Program Beasiswa Tahfidzul Qur’an

Medan (Infomas). United Islamic Cultural Centre of Indonesia (UICCI) yang merupakan suatu Lembaga Tahfidz Sulaimaniyah membuka program beasiswa pendidikan Tahfidzul (menghafal) Al-Qur’an khusus bagi tamatan SMP/MTs sederajat pada tahun pelajaran 2013/2014.

Hal itu dikemukakan Pimpinan UICCI Medan Ustadz Selman Cakir saat temu pers dengan wartawan di Kanwil Kemenagsu Jl.Gatot Subroto No.261 Medan, Rabu (13/6).

Selman Cakir menyampaikan, untuk di Sumatera Utara program beasiswa ini dikhususkan bagi laki-laki tamatan SMP/MTs sederajat.

Dalam keterangan pers didampingi Kabid Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenagsu Drs.H.Burhanuddin Damanik,MA dan Hafidz Abdul Aziz, Ustadz Selman Cakir mengatakan, penerimaan santri baru di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Syarif Medan di Jl.Kelambir V No.45 Kelurahan Tanjung Gusta yang baru dimulai TahunPelajaran 2013/2014 sebagai bentuk ekspansi dari UICCI yang berkantor pusat di Jakarta sebagai perwakilan ke-11. Sebab, lembaga Pendidikan Islam ini sudah diakui Kementerian Agama RI.Bahkan, Menteri Agama Suryadharma Ali pernah berkunjung ke Turki melihat langsung keberadaan Lembaga Tahfidz Sulaimaniyah.

“Jadi,pendidikan Tahfidzul Qur’an yang kita kelola ini setingkat dengan Madrasah Aliyah.Khusus di Medan kita hanya membina dan mengasuh santri laki-laki. Sedangkan bagi calon santriwati mendapat pembinaan di Jakarta. Calon Santriwati bisa mendaftar di Medan, tetapi akan mendapatan pendidikan di Ponpes Waidah Sulaiman di Jakarta,” jelasnya.

Dikatakannya, penerimaan pendaftaran peserta di mulai tanggal 1 s.d 17 Juni untuk pengambilan formulir pendaftaran dapat diambil di Kanwil Kemenagsu atau bisa mengunjungi Portal Kanwil Kemenag Sumut di alamat http://sumut.kemenag.go.id.

Kemudian, seleksi tahap I berupa lisan dan tulisan pada 2 Juli 2013 di Kanwil Kemenagsu dan tanggal 6 Juli akan diumumkan hasil seleksi tahap I. Sedangkan seleksi II pada 10 s.d 14 juli berupa masa orientasi santri yang pngumuman hasilnya pada 14 Juli.

“Bagi yang lulus seleksi akan mendapatkan pendidikan 2 tahun di Indonesia. Khusus di Sumatera Utara akan mendapatkan pendidikan di Ponpes Syarif di Medan. Selanjutnya santri/santriwati akan mendapatkan pendidikan di Turki selama 3 tahun untuk mendatami tahfidz AL-Qur’an 30, pengetahuan keagamaan Islam, serta kemampuan berbahasa Arab dan Turki. Bagi peserta yang telah lulus pendidikan di Turki akan diberikan ijazah dari Pemerintah Turki yang disetarakan dengan Madrasah Aliyah” tambahnya.

Kakanwil Kemenagsu melalui Kabid Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Drs.H.Burhanuddin Damanik,MA mengatakan, pihaknya sangat mendukung dibukanya Lembaga Tahfidzul Quran di Medan, karena kota ini masih membutuhkan banyak hafidz.

Karena itu,katanya,keberadaan Lembaga ini yang diakui Kemenag diharapkan dapat membawa pencerahan bagi anak bangsa yang gemar dan mampu menghafal AL-Quran hingga 39 juz.

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.050974 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 1385786
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.