Jumat, 12 Juli 2013, 15:53 –
Pembinaan Penyuluh Agama Islam Non PNS Kementerian Agama Kota Binjai

Binjai (Infomas). Kankemenag Kota Binjai melaksanakan pembinaan kepada penyuluh Agama Islam Non PNS, Kamis 11 Juli 2013 di Hotel Graha Kardopa Jalan Hasanuddin Kota Binjai. Hadir pada acara tersebut KaKankemenag Kota Binjai H. Al Ahyu, MA, Kabid Panais, Zakat dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera utara Drs. H. Jaharuddin, S.PdI.MA, Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kankemanag Kota Binjai Drs. H. Jannah Siregar.

H. Al Ahyu sebagai narasumber sekaligus membuka acara dalam arahan dan bimbingannya menyampaikan, penyuluh secara umum identik dengan pendakwah. Akwah itu sangat strategis untuk melakukan pembinaan dalam masyarakat. Mengutip kata hikmah para ulama tidak akan kokoh idiologi agama tanpa pendakwah. Imam Al Ghazali mengatakan pergerakan perjuangan agama ini akan kalah disebabkan kalahnya para pendakwah.

Al Ahyu juga mengatakan, kita merekrut penyuluh Non PNS adalah semata-mata karena Allah demi tegaknya Agama Allah. Tugas kita demi tegaknya Agama Allah SWT ini adalah menaburkan benih-benih Hidayah kepada masyarakat. Ada enam pokok tugas kita sebagai tanggung jawab kita dalam menabur benih Hidayah Allah SWT. Pertama, memperkokoh tauhid umat. Keimanan kita sebab itu kita harus bentengi iman umat. Jangan sampai kita sebagai pembenteng malah iman kita pula yang bermasalah.

Kedua Mengajak umat ini untuk melakukan amal mengajak umat melakukan amar ma’ruf nahi mungkar. Ketiga, membersihkan jiwa umat. Keempat agar masyarakat memiliki kepribadian yang utuh. Kelima, kita bertugas sebagai penyuluh adalah untuk memperkokoh persaudaraan intren umat Islam. Keenam, kita sebagai penyuluh harus bekerja profesional.

Narasumber kedua Drs. H. jannah Siregar menyampaikan sebagai penyuluh agar didalam mengemban tugas sebagai juru dakwah untuk mencapai keberhasilan ada 4 unsur yang harus dipenuhi. 1. Dari orangnya penyuluh itu sendiri harus menjadi teladan baik ilmu maupun sikap dan prilakunya. 2. Dari segi materi yang disampaikan harus disesuaikan dengan kebutuhan jama’ah jangan sampai kepada jama’ah tingkat SLTP kita sampaikan materi yang pantas diterima oleh orang yang sudah dewasa. 3. Dari segi sasaran 4. Metode, sampaikanlah ajaran Agama ini dengaan baik sehingga masyarakat benar-benar memahami Agama ini dengan baik. Jangan sampaikan Agama ini dengan bercanda kita khawatir orang akan mempermainkan Agama.

Sebagai narasumber H. Jaharuddin menyampaikan peran penyuluh dalam membangun sinergitas kemitraan ummat. Peran penyuluh dan pemuka agama beserta ormas keagamaan sangat diharapkan aksinya dengan keilmuan dan keteladanan serta lisan mereka dibutuhkan dan ditunggu umat. Agama satu-satunya solusi membentingi generasi dari semua bentuk serangan kejahatan yang menimpa umat manusia khususnya masyarakat sumatera utara.

Penyuluh Agama dan para ulamnya, diharapkan berusaha meningkatkan kualitas diri,bersemangat menghidupkan ruh amar ma’ruf dan nahi mungkar seta memelihara akhlaqnya untuk membina rasa persatuan dan ukhuwah umat. Dakwah Islam disampaikan dengan cara hikmah. Perbuatan nyata atau bil hal dan dialog yang menyenangkan umat bukan kekerasan.

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.034807 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 1318154
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.