Senin, 2 Juli 2012 – Kankemenag
PEMKO BINJAI LATIH GURU MENGAJI TRADISIONAL

Medan (HUKMAS & KUB). 150 Guru mengaji tradisional mengikuti pelatihan dilaksanakan Pemerintah Kota Binjai, di SMA Negeri 5, Jalan Jambi Binjai, baru – baru ini. Pelatihan untuk meningkatkan pemahaman dan menambah wawasan tentang membaca Al – Qur’an dengan tepat dan benar.

Walikota Binjai HM. Idaham, SH, MSi diwakili Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Kesra H. Wahyudi, SH. mengatakan, peran guru mengaji sangat diperlukan untuk menyelamatkan masa depan generasi muda, terlebih dengan kemajuan tekhnologi informasi yang bisa disalahgunakan sehingga generasi muda perlu dibekali agama.

Salah satu cara memperoleh pengetahuan agama adalah belajar mengaji. Selain itu, Wahyudi mengakui banyak guru mengaji tradisional tingkat kesejahteraannya belum layak dan sering diidentikkan dengan guru yang mengajar diterangi lampu teplok. Sebab itu, Pemko Binjai berupaya memperhatikan kesejahteraan guru mengaji tradisional. Wahyudi juga mengajak para orangtua murid memperhatikan nasib para guru mengaji tradisional.

“Kalau untuk guru kursus bahasa Inggris kita sanggup membayar mahal. Mengapa untuk guru mengaji tak bisa?” tanya Wahyudi. Pelatihan Guru mengaji tradisional menghadirkan narasumber Drs. Baharuddin Damanik dari Kantor Kementerian Agama Kota Binjai. (W)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.049520 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.161
Jumlah pengunjung: 1251816
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.