Jelang Haji, Masjidil Haram Semakin Ramai

Jelang Haji, Masjidil Haram Semakin Ramai

Makkah (Inhum). Umat Islam semakin ramai mendatangi Masjidil Haram, termasuk jemaah haji dari Indonesia. Kini jemaah yang hendak mendirikan salat fardhu tidak hanya ramai di dalam Masjidil Haram utamanya di seputaran Ka’bah saja, tetapi juga sudah tumpah dan sampai di teras bahkan telah sampai ke halaman masjid, demikian disampaikan salah seorang jemaah kloter 02/MES Dr. H. Hayatsayah, M. Pd  kepada Humas Kemenag Asahan Minggu, 12 Agustus 2018.

Hayatsyah mengatakan, laksana bumi yang mengelilingi matahari, jutaan umat Islam thawaf mengelilingi Ka’bah setiap saat, setiap waktu tak pernah berhenti dan lengang. Setiap hari jumlah itu semakin bertambah seiring dengan semakin dekatnya pelaksanaan ibadah haji ARMINA, Masjidil Haram semakin penuh dari waktu ke waktu untuk beribadah di dalamnya.

"Saat kumandang azan dilantunkan, putaran thawaf terhenti untuk menunaikan ibadah salat fardhu. Umat Islam, baik yang sedang melaksanakan ritual umroh atau yang sedang melaksanakan thawaf sunat bersegera mengambil posisinya masing-masing, mengatur shaf - shaf menghadap titik kiblat Ka’bah untuk menunaikan ibadah salat," ungkap Hayatsyah.

"Sering terdengar ucapan “Thariq Hajj, thariq ya Hajj”  ( kasih jalan Pak Haji……) selalu diucapkan para askar ( pegawai Masjid Haram ) kepada para jemaah yang menghalangi jalan, agar para jemaah memberikan jalan kepada jemaah lain. Para askar juga berusaha meminta jemaah untuk tidak bercampur shaf antara laki-laki dan perempuan," terangnya.

Pada saat pelaksanaan salat fardhu zuhur dengan suhu dengan 45 derajat, yang cukup tinggi bagi jemaah Indonesia, tidak menyurutkan motivasi jemaah untuk beribadah ke Masjidil Haram, bahkan semakin ramai dan padat, bahkan diberikan Allah SWT kesempatan bagi Hayatsyah dengan luar biasa padatnya jemaah diputaran thawaf  Ka’bah salat dimaqam Ibrahim dan berdoa. 

Usai berdoa , Hayatsyah juga berjumpa dengan muslim Palestina, dan dengan bahasa sebatasnya berkomunikasi dan berbincang dengannya sambil mengucapkan salam, tetapi seiring semakin padat dan ramainya jemaah merekapun berpisah.

Menjadi dambaan setiap jemaah haji untuk dapat melaksanakan salat disisi atau dihadapan Ka’bah, ada ketenangan dan kepuasan bathin yang sungguh luar biasa bila mendapatkan kesempatan itu. Tidak lupa Hayatsyah mendoakan  seluruh Aparatur  Sipil Negara Kankemenag Asahan agar dapat secepatnya menjadi tamu Allah , labbaik allahumma labbaik,  labbaika la syarika laka labbaik inna al hamda wa an ni’mata laka wa al mulk la syarika laka. (sm)

 

89 DIBACA

MAN 2 Model Medan Gelar Acara Silaturrahmi dengan Orangtua Siswa

MAN 2 Model Medan Laksanakan Pembagian Raport

Kepala MAN 2 Model Medan Tinjau Pelaksanaan Ujian Masuk PPDB

MAN 2 Model Medan Gelar Ujian Masuk Calon Peserta Didik Baru

Asesmen Kompetensi Untuk Mengukur Potensi ASN Secara Akurat