Peremajaan Biopori Lapangan Utama

Peremajaan Biopori Lapangan Utama

Sibolga (Inhum). Kondisi cuaca Kota Sibolga yang terus diguyur hujan menimbulkan beberapa hal yang kurang menguntungkan, sehingga membutuhkan perhatian lebih agar tidak menimbulkan hal hal yang tidak diingini. Kondisi ini juga membuat beberapa fasilitas di MAN Sibolga membutuhkan perhatian dan perbaikan agar dapat kembali berfungsi sesuai dengan apa yang menjadi harapan pembuatannya, salahsatunya adalah kondisi biopori di lapangan utama madrasah.

Petugas taman MAN Sibolga Supadi mengatakan, hujan yang terus menerus mengguyur mengakibatkan berkurangnya kemampuan biopori menyerap air yang menggenangi lapangan dengan berbagai alasan. Kepada Inhum Jumat, 12 Oktober 2018 Supadi mengatakan, madrasah harus melakukan peremajaan agar fungsi biopori kembali maksimal seperti sedia kala, dengan demikian serapan air dapat lebih baik.

“Bisa jadi mungkin sedikit tersumbat oleh sampah, pasir, tanah lumpur atau material lainnya yang menyumbat kelancaran serapan air. Jika ini dibiarkan lama lama, akan mengakibatkan genangan air di lapangan menjadi lama keringnya. Dalam posisi yang maksimal saja, biopori tidak memberikan jaminan genangan air dapat tuntas cepat, apalagi dalam kondisi yang kurang baik, akan menjadi bertambah lambat,” demikian kata Supadi yang mengaku akan melakukan peremajaan hari ini juga.

Sementara itu, WKM IV Sarpras MAN Sibolga Putra Indra kepada Inhum mengatakan, intensitas hujan memang dalam posisi yang luar biasa, bahkan di beberapa daerah sudah mengalami banjir, Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah juga mengalami hal yang sama, bahkan sudah ada jatuh korban jiwa. Posisi hujan yang seperti ini menurut Putra memang harus menjadi perhatian tersendiri bagi lembaga, paling tidak dengan melakukan upaya perbaikan dan peningkatan kualitas agar dapat tetap bekerja maksimal.

“Tidak hanya petugas taman, akan tetapi seluruh warga madrasah juga harus memberikan kontribusi secara bersama sama untuk terus meningkatkan perhatian pada lingkungan, tidak hanya di lingkungan madrasah, akan tetapi juga yang di sekitar rumah dan masyarakat pada umumnya, terutama yang berada di pinggir tebing dan pinggir laut, agar lebih berhati hati dan lebih meningkatkan kewaspadaan,” harap Putra Indra. (SDP)

13 DIBACA

Kasi Pendis Kemenag Dairi Pimpin Rapat Persiapan Semester Baru

Kemenag Dairi Gelar Rapat Evaluasi Pengawas

Kemenag Dairi Laksanakan Pemilihan Pengurus KKG dan MGMP PAK Periode 2017-2021

Tingkat Kebersamaan Umat Beragama Sumut Cermin Miniatur Indonesia

Kakankemenag Buka Kegiatan MATSAMA di MTsN Binjai