Kompos Lagi, Kerjasama Kembali

Kompos Lagi, Kerjasama Kembali Para Siswa Melakukan Pengolahan Kompos

Sibolga (Inhum). Kali ini datangnya bukan dari kelas tertentu, akan tetapi dari para senior lintas kelas yang diamanahkan untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera yang sekaligus sebagai pelatih pendamping untuk mengisi Upacara Bendera 17 Agustus 2017. Masa rehat yang banyak digunakan untuk sekedar melepas lelah justru digunakan untuk melakukan kegiatan pengolahan bahan kompos.

Azwar Muharram dari XII MIA 1 kepada Inhum Selasa, 15 Agustus 2017 mengatakan, melihat masih banyaknya bahan dasar pengolahan kompos yang parkir di lahan parkir MAN Sibolga, mereka berinisiatif untuk melakukan pengolahan saat rehat pelatihan. Hal ini kata Azwar Muharram dapat dilakukan dengan mudah karena memang untuk melakukan pengolahan ini tidak membutuhkan tenaga besar, tidak memerlukan tenaga ekstra.

Hal yang sama juga dikatakan Opdyan Sadi dari XII MIA 2 dan Abdul Rahman Rahim Marbun dari XII MIA 1. Keduanya mengaku mengolah kompos bukan sesuatu yang teramat sulit dilakukan, hanya dengan mengandalkan kebersamaan, semuanya dapat dilaksanakan dengan baik dan benar, apalagi mereka mengaku sudah paham betul tentang proses pengolahan ini.

“Alhamdulillah, untuk hal ini kita bahkan tidak didampingi pun sudah bisa melakukannya dengan baik, karena kita sudah sering melakukan kegiatan ini sejak masih duduk di kelas X, sehingga kita cukup senang dan tidak masalah untuk melakukan ini, ini sangat mudah dan tidak akan membuat lelah,” demikian kata siswa lainnya Arif Gunawan Lubis dari XII MIA 2.

WKM I Kurikulum MAN Sibolga Herliana Tambunan saat ditanya Inhum soal ini mengatakan, para siswa yang memang meinta sendiri untuk melakukan kegiatan tersebut saat rehat pelatihan Pasukan Pengibar Bendera untuk upacara di MAN Sibolga. Hal tersebut kata Herliana Tambunan tentu bukan masalah, karena beliau tahu jika para siswa senior tersebut memang sudah terbiasa dengan prosedur pengolahan tersebut.

“Kita justru bersyukur para senior mampu menunjukkan rasa peduli dan rasa tanggung jawab seperti itu. Hal hal yang semacam ini penting untuk kita apresiasi sebagai bentuk nyata akan sebuah pernyataan bahwa siswa yang memiliki tingkat kepedulian yang tinggi akan dapat memberikan banyak kontribusi kepada perkembangan madrasah. Semoga akan tetap ada yang bersikap demikian dan dapat menjadi satu tindakan baik yang dapat diturunkan kepada adik adik kelasnya,” demikian Herliana Tambunan mengutarakan harapan. (SDP)

184 DIBACA

Yang Baik Belum Tentu Halal, Yang Halal Sudah Pasti Baik

Suasana Café Tampak Diruang Kelas XI MIA-1

MAN Tanjung Morawa Sambut HUT Kemerdekaan RI ke 72 dengan Berbagai Lomba

Menilai Kebersihan Kelas, Juri Harapkan Hasil Maksimal Sambut Kemerdekaan

Babinsa Beri Arahan pada Upacara Senin di MTsN Barus