Kamis,2017-10-19,12:35:55

Penilaian Kelas Bersih MTsN Kisaran

Penilaian Kelas Bersih MTsN Kisaran Wakamad Kesiswaan Photo Bersama saat usai menyerahkan bendera putih dan hitam

Kisaran (Inhum). Menjaga kebersihan kelas adalah sebuah kewajiban setiap hari bagi seluruh kelas di MTs Negeri Kisaran. Karena setiap hari ada petugas yang berkeliling untuk menilai kelas. Dan setiap hari pula kelas yang bersih dan kotor di umumkan saat selesai apel pagi. Dalam hal ini ada empat orang yang ditunjuk oleh Kepala Madrasah Samin Sagala sebagai Tim Penilainya setiap hari, mereka ini adalah Guru Bimbingan Konseling yang terdiri dari Rifdayani, Dewi Maysaroh, Siti Fatimah dan Romadoni Wibowo.

Siti Fatimah salah satu Tim Penilai mengatakan, Setiap hari saat anak-anak berbaris di lapangan saat apel pagi, kami keliling di setiap kelas. Yang menjadi dasar penilaian kami itu adalah kebersihan kelas, jendela, papan tulis, teras, halaman, paret dan tong sampah. Untuk jadi pemenang, maka di tempat-tempat yang sudah menjadi tolak ukur penilaian harus tidak ada sampah satu pun, harus bersih semua, terutama papan tulis, harus bersih dan bertuliskan hari dan tanggal disudut atas nya. Setiap hari kita umumkan, mana yang paling bersih dan mana yang paling kotor.

"Akumulasi jumlah dari penilaian setiap hari ini lah, yang nantinya setiap bulan akan di umumkan. Kelas dengan jumlah bersih yang terbanyak, maka kelas itu akan menjadi Juara Kelas Terbersih, sedangkan kelas dengan jumlah kotor terbanyak, maka kelas itu akan menjadi Kelas Terkotor. Kelas yang bersih akan diberikan bendera putih bertuliskan "Kelas Bersih MTs Negeri Kisaran", begitu juga dengan kelas kotor akan di berikan benderah hitam dengan tulisan "Kelas Kotor MTs Negeri Kisaran," ungkapnya.

Samin Sagala sebagai kepala Madrasah mengharapkan dengan adanya rutinitas seperti ini, dapat memacu para siswa terutama wali kelas untuk terus menjaga kelasnya tetap bersih, agar di awal bulan bendera hitam tidak akan singgah di kelas mereka.

"Saya berharap point penilainya di tingkatkan lagi, bisa dimasukkan penataan taman, baik di halaman depan, maupun belakang. Kedepannya, jika halaman depan tamannya tidak tertata rapi dan tidak di tanami dengan pohon ataupun bunga maka tidak bisa jadi pemenang, begitu juga dengan halaman belakang, jika masih gersang dan penuh rumput apalagi tidak ada tanamannya maka jangan harap kelas itu akan menjadi pemenang juga. Ini berkaitan dengan kegiatan Adiwiyata di madrasah kita," ujarnya.

Untuk bulan Oktober 2017 ini yang menjadi pemenang kelas bersih adalah kelas 7E dan kelas kotor adalah 8A. Penyerahan bendera putih diserahkan langsung oleh Wakamad Kesiswaan Leni Marlina, begitu juga dengan kelas kotornya. Terus tingkatkan kebersihan kelas di MTs Negeri Kisaran, untuk menciptakan madrasah yang bersih dan nyaman.

94 DIBACA
Kamis,2017-10-19,11:48:20

Kepala MAN 2 Model Medan Melepas Siswa Finalis KTI Nasional Universitas Sebelas Maret

Kamis,2017-10-19,11:45:16

Siswa MAN 2 Model Medan Raih Prestasi Taikai Bungkasai Universitas Harapan

Kamis,2017-10-19,11:39:32

MAN 2 Model Medan Raih Special Award Lomba Peneliti Belia Sumut

Kamis,2017-10-19,10:00:35

MAN 2 Model Medan Juara III LKTI Nasional di Universitas Brawijaya Malang

Kamis,2017-10-19,09:50:47

MAN 2 Model Medan Juara II LKTI Nasional PPIPM Fair di Padang


0 Komentar :