Sabtu,2017-10-21,09:10:45

Ada Keberanian yang Terlibat Jika Anda Ingin Menjadi Benar

Ada Keberanian yang Terlibat Jika Anda Ingin Menjadi Benar

Sibolga (Inhum). Jallaludin Rumi, seorang penyair sufi pernah berkata, ada keberanian yang terlibat jika anda ingin menjadi benar. Kalimat ini memberikan satu lecutan kepada kita, bahwa akan sangat penting bagi setiap orang bertindak berani jika ingin sampai atau mencapai sebuah kebenaran, tanpa adanya keberanian, maka kebenaran bisa saja akan menepi dan tidak akan kita temui.

Demikian makna awal dari penyampaian ceramah singkat dari Puspita Lestari Pasaribu dari XI MIA 1 dalam agenda apel pagi MAN Sibolga Sabtu, 21 Oktober 2017. Puspita mengatakan, pada saat keberanian itu tidak muncul dengan kuat, maka upaya untuk mencapai kebenaran akan sangat sulit dilakukan, maka oleh sebab itu, marilah membangun keberanian untuk menunjukkan kebenaran.

“Siapa Jallaluddin Rumi, beliau adalah Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin Al Khattabi Al Bakri, seorang penyair Syufi, lahir di Balkh yang sekarang disebut Afganistan pada tanggal 6 Rabiul Awal tahun 604 hijriyah. Ayahnya masih keturunan Abu Bakar Asshiddiq. Beliau adalah penyair Syufi yang banyak menelurkan karya karya penting dalam peradaban budaya Islam,” demikian kata Puspita Lestari.

Kita dalam kehidupan ini lanjut Puspita akan sangat baik jika mau dan menyediakan waktu untuk membaca dan menyimak penyampaian penyampaian dari para ulama terdahulu, kalimat kalimat mereka jika diresapi dengan baik akan memberikan pengalaman dan pengajaran yang baik bagi perkembangan pemikiran.

“Jangan hanya tertarik pada hal hal yang lebih duniawi, wajar jika remaja memang lebih berorientasi pada kehidupannya sebagai remaja, akan tetapi remaja juga membutuhkan asupan keilmuan, nasehat dan kata kata bijak dari para Ulama agar lebih mampu membangun sikap yang lebih Islami,” jelas Puspita.

Karya karya Jalaluddin Rumi lanjut Puspita dapat dibaca diberbagai media sosial, jika kita tak mampu atau tidak ada peluang untuk membeli buku bukunya, saat kita sedang online di internet, jangan hanya soal soal yang itu itu saja, akan tetapi berilah waktu untuk membrowsing hal hal positif dalam kontes Islami, itu baru paten, jelas Puspita. (SDP)

33 DIBACA
Sabtu,2017-10-21,09:01:30

Kasubbag Umum Kanwil Kemenagsu Sampaikan Kebijaksanaan Teknis Kearsipan

Sabtu,2017-10-21,08:41:29

Bersiap Siap Untuk Pembibitan Sawi

Sabtu,2017-10-21,08:38:28

Persiapan Rapat Umum Komite, MAN Sibolga Adakah Rapat Tertutup

Sabtu,2017-10-21,08:36:27

Saat Kepedulian Menjadi Alasan Penting Keberhasilan Pemeliharaan

Sabtu,2017-10-21,08:35:00

Anak Madrasah Harus Menjadi Panutan, Harus Memberikan Contoh Teladan


0 Komentar :