XII IIS 2 MAN Sibolga Panen Hasil Praktik Sawi

XII IIS 2 MAN Sibolga Panen Hasil Praktik Sawi

Sibolga (Inhum). Penantian siswa MAN Sibolga asal XII IIS 2 untuk mendapatkan hasil akhir dari praktik kegiatan berkebun sayuran sampai ke titik finish hari ini, Rabu, 22 November 2017 saat masa pelaksanaan panen sayuran hasil praktik dilaksanakan dalam bimbingan guru yang bersangkutan Affan Bagus Handoko. Dari 4 kelompok yang ada, hanya satu kelompok yang memilih menunda panennya hari ini karena melihat hasil tanaman mereka kurang atau belum maksimal.

Pebvri Andrianto Sihaloho dari XII IIS 2 kepada Inhum mengatakan, ia bersama kelompoknya melaksanakan panen hari ini karena masa untuk sayuran sawi secara usia sudah masuk masa panen, bahkan kata Pebvri, jika dilakukan penundaan dikhawatirkan hasilnya kurang bagus dan melampaui masa yang seharusnya.

“Jika kita melakukan penundaan, takutnya tanamannya terlampau tua, melebihi masa yang seharusnya, sehingga menjadi kurang enak atau bentuk yang semacamnya. Sayuran ini juga tidak boleh melampaui masa yang ada, karena jika melebihi batasan waktunya, hasil yang diperoleh akan kurang sesuai dengan harapan,” demikian kata Pebvri yang diamini oleh beberapa teman kelompoknya.

Sesuai dengan keterangan Pebvri, di rombel XII IIS 2 mereka terbagi kedalam 4 kelompok yang masing masing diberikan batasan minimal jumlah polibet sebanyak 50 buah, tapi kata Pebvri tidak ada yang mengambil ambang batas minimal itu, kelompoknya sendiri mengelola 80 polibet, bahkan ada rekannya dari kelompok lain yang mencapai 100 polibet, khusus untuk kelompok 4 yang menanam langsung ke tanah jelas Pebvri juga memiliki tanaman yang mencapai angka 80 batang.

Lebih lanjut ketua Kelompok Cut Mutia Siregar mengatakan, rekan rekannya punya semangat bagus jika berhubungan dengan kegiatan praktik semacam ini, sehingga kata Cut Mutia, andai memang lahan yang diperuntukkan untuk mereka lebih luas lagi, maka peluang untuk menambah kuantitas tanaman sangat terbuka, karena mereka masih punya bibit yang belum ditabur.

Sementara itu Guru Pembimbing Affan Bagus Handoko yang dikonfirmasi Inhum mengatakan, jika dibandingkan dengan rombel sebelumnya yang lebih dulu melakukan kegiatan panen, maka hasil hari ini kurang lebih sama, semua tanaman yang dikelola siswa dapat tumbuh subur dan memberikan hasil yang sesuai dengan perkiraan. Dari semua ini kata Affan Bagus, beliau hanya berharap para siswa paham prosesnya dan bisa melakukan kegiatan yang sama di rumah.

“Target berikutnya sebenarnya hanya itu, bagaimana seluruh siswa dapat berkarya dengan baik dari apa yang dipelajari di madrasah. Jika hari ini kita mengklaim siswa sudah tuntas dalam praktik, maka hal tersebut sebaiknya juga dapat dilaksanakan dengan baik dengan hasil yang juga baik dilingkungan rumah masing masing,” harap Affan Bagus Handoko. (SDP)

355 DIBACA

Gubernur Sumatera Utara Lantik Dewan Hakim MTQ ke 36

Lima Siswa MAN Kabanjahe Menerima Beasiswa dari Baznas

MTQ ke 36 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Resmi Dibuka

Kakankemenag Karo Menerima Kunjungan Ketua BAZNAS Sumut

Kakankemenag Samosir Pimpin Rakor Perencanaan