Rabu,2018-01-10,12:43:19

Kakankemenag Asahan Terima Penghargaan ICMI Muda Award

Kakankemenag Asahan Terima Penghargaan ICMI Muda Award Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan Dr. H. Hayatsyah, M. Pd menerima penghargaan ICMI Muda Award yang diberikan langsung oleh Ketua ICMI Muda Hadira Fitra Hasibuan, S. Ag, MA diberikan ulang oleh Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Asahan Drs. H. Mahmudin, MM di ruang kerja Kakankemenag Asahan.

Kisaran ( Inhum ). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan Dr. H. Hayatsyah, M. Pd sebagai salah satu penerima penghargaan  Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia ( ICMI ) Muda Award sebagai salah satu tokoh peduli akan pendidikan madrasah dan dakwah kepenyuluhan di Kabupaten Asahan. Hal ini disampaikan Beliau kepada Humas Kankemenag Asahan diruang kerjanya, Selasa 9 Januari 2018.

Ketua ICMI Muda Hadi Rafitra Hasibuan, S Ag , MA yang sedang melaksanakan pendidikan S3 di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara ( UINSU ) menyampaikan bahwa lima tokoh yang mendapatkan ICMI Muda Award dipandang cocok dalam penerimaannya karena telah mengembangkan Islam sesuai dengan tingkat keprofesionalismeannya serta kepedulian terhadap masyarakat  Kabupaten Asahan yakni Bupati Asahan Drs. H. Taufan Gama Simatupang, M. AP, Anggota DPR RI partai PPP H. Fadly Nurzal, Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Benteng Panjaitan, Ketua MUI Kabupaten Asahan H. Salman Abdullah Tanjung, LC MA, Ketua IMTAQ Kabupaten Asahan H. Kosim Marpaung, M.Si, Ketua FKUB Kabupaten Asahan H. Humaidi Samsuri Pane dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan.

Hayatsyah lahir di Tanjung Balai 10 Juni 1967 adalah putra pertama dari pasangan Drs. H. Hasan Kalang dan Hj. Tibah , telah memberikan yang terbaik untuk kemajuan madrasah di Kabupaten Asahan. Siswa-siswi madrasah mulai dari Ibtidaiyah hingga Aliyah telah melaksanakan gerakan Shalat Dhuha serta berpuasa di Hari Senin dan Kamis. Gerakan ini telah di Lounching oleh Bupati Asahan pada tanggal 3 Januari 2017  dan berhasil dilaksanakan oleh semua pihak, baik siswa-siswi madrasah maupun Keluarga Besar Kementerian Agama Kabupaten Asahan.

Hayatsyah mampu menciptakan keharmonisan antara sesama guru dengan pengawas serta dengan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah sehingga silaturahim selalu terjaga antara madrasah yang satu dengan lainnya dan tampak kekompakan dengan membuat suatu kegiatan yang bermodalkan kerja sama yang baik seperti saat gebyar kegiatan sambut 1 Muharam 1438H dengan menghadirkan tiga ribu siswa-siswi madrasah mengikuti pawai taaruf dan membuat berbagai event lomba antar madrasah se Kabupaten Asahan.

Hayatsyah juga selalu memotivasi setiap guru untuk mengikuti jenjang yang lebih tinggi , guru madrasah yang strata 1 harus mengambil strata 2 dan yang strata 2 kalau bisa mengambil yang strata 3. Untuk kemajuan pendidikan madrasah guru yang mengajar di madrasah harus minimal S1 . Bila sudah tinggi pendidikan seorang guru madrasah diharapkan cara mengajar dan pelajaran yang disampaikan kepada siswa lebih profesional dan efektif sehingga siswa-siswi kita akan mampu bersaing dengan siswa-siswi sekolah umum lainnya. Madrasah lebih baik, Lebih baik madrasah harus tetap menjadi tujuan semua guru madrasah .

Dibidang penyuluhan dan penyebaran ilmu agama Islam , Hayatsyah juga telah menyebarkan 120 orang Penyuluh Agama Islam ke 25 Kecamatan yang ada di Kabupaten Asahan agar masyarakat mampu dan mengerti akan ajaran islam yang baik dan yang benar dan tidak mudah untuk dipengaruhi oleh ajaran dari beberapa aliran sesat yang masuk di Kabupaten Asahan.

Penyuluh agama Islam sebagai leading sektor bimbingan masyarakat Islam memiliki tugas/kewajiban yang cukup berat, luas dan permasalahan yang dihadapi semakin kompleks. Manajemen dakwah harus dapat dikembangkan dan diaktualisasikan sesuai dengan perkembangan masyarakat yang sedang mengalami perubahan sebagai dampak dari globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin canggih, yang mengakibatkan pergeseran atau krisis multidimensi, ucap Hayatsyah.

Hayatsyah juga telah berhasil dalam membuka suatu Desa Binaan di Roworejo Kecamatan Tinggi Raja yang telah setahun ini diberikan bimbingan penyuluhan tentang keagamaan setiap minggu tepatnya di setiap Hari Kamis , diisi pengajian oleh Penyuluh Agama Islam secara bergantian dan ini sudah memasuki tahun kedua sejak dilounching oleh Bupati Asahan saat Peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama RI ke 71 di Kabupaten Asahan 3 Januari 2017 yang lalu.

Masyarakat Roworejo saat ini sudah lebih mengerti akan ajaran Islam yaang baik dan benar dan sangat berterima kasih sekali dengan adanya Penyuluh Agama Islam yang membantu mereka dalam memberikan pengajian baik kepada bapak-bapak maupun kepada ibu-ibu nya. Selama ini Desa Roworejo yang jauh dari Kabupaten Asahan sulit untuk mendatangkan ustadz untuk mengisi pengajian di Desa Binaan tersebut dikarenakan juga jalan yang rusak yang kadang kala hanya dapat dilewati dengan berjalan kaki.

Berdasarkan pantauan setahun ini semenjak Hayatsyah bekerja di Kementerian Agama Kabupaten Asahan, 21 November 2016 maka nampak besar sekali perubahan yang telah dilakukannya kemasyarakat. Berdasarkan itulah maka Beliau berhak memdapatkan penghargaan ICMI Muda Award, ucap Ketua ICMI Muda Hadira Fitra Hasibuan, S. Ag, MA.

Sementara itu disampaikan Kasubbag Tata Usaha Drs. H. Mahmudin, MM bahwa Hayastyah terlahir dari keluarga guru, ayah dan ibunya adalah seorang guru dan saat ini istri Beliau Dra. Hj. Linda Everita Nasution juga seorang guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kisaran. Beliau mempunyai dua orang anak yang pertama sedang menyelesaikan S1 di USU Medan jurusan Kesehatan Masyarakat, dan yang kedua sedang studi di Al-Azhar Mesir.

Mahmudin selalu mendukung semua kegiatan yang dilakukan Hayatsyah mendukung masyarakat yang religius dengan menebarkan kedamaaian dan melaksanakan Kemenag Asahan sebagai wilayah bersih bebas melayani.

“ Selamat atas penghargaan ICMI Muda Award ini kepada Pak Kakan, mudah mudahan semakin dapat meningkatkan lagi kinerja kita di bidang Madrasah dan penyebaran dakwah Islam melalui penyuluh agama Islam," akhir Mahmudin sembari menjabat tangan Hayatsyah. ( sm)

103 DIBACA
Rabu,2018-01-10,11:57:33

MTsN Meranti Kunjungi Warga Sakit Kanker Tulang

Rabu,2018-01-10,11:57:20

MTsN Aek Natas Adakan Rapat Awal Semester Genap

Rabu,2018-01-10,07:12:55

Telaah DIPA Untuk Meminimalkan Terjadinya Revisi Pada Akhir Anggaran

Selasa,2018-01-09,21:53:30

Mesjid Syech Abd. Jabbar Kembali Terima Bantuan Pembangunan Mesjid dari PTPN IV

Selasa,2018-01-09,21:17:33

Kembali Tersenyum, Siswa Korban Kebakaran Dapat Bantuan Tali Kasih


0 Komentar :