Santri Ponpes Daar AlUluum Kisaran Kedatangan Jaksa Masuk Sekolah

Santri Ponpes Daar AlUluum Kisaran Kedatangan Jaksa Masuk Sekolah

Kisaran ( Inhum ).Kejari Asahan melakukan penyuluhan dan penerangan hukum sesuai program mereka “ Jaksa Masuk Sekolah “ oleh Kasi Intelijen Boby H. Halomoan Sirait, SH, MH dan kawan-kawan di Aula Haji Pondok Pesantren Daar Al-Uluum Kisaran, Selasa 13 Februari 2018.

Kegiatan tersebut disambut baik oleh Kakankemenag Asahan yang diwakili oleh Kasi Pontren H. Salamat Nasution, MM , Wakil Direktur Ponpes Daar Al-Uluum Kisaran Drs. H. Zainuddin Bangun dan santri Pondok Pesantren Daar Al-Uluum Kisaran sebanyak 475 orang. Disampaikan Boby bahwa sebagai generasi muda harus menolak Narkoba ( NARkotika PsiKOtropika dan BAhan adiktif lain ), atau slogannya  say no to drugs.  Narkoba sangat merusak kesehatan manusia baik secara fisik , emosi maupun  prilaku pemakainya.

" Jangan sampai kita terikut dalam pemakaian narkoba karena jika sudah memulainya maka akan susah untuk menghentikannya . Jika sudah demikian maka segala cara akan ditempuh untuk membeli barang haram tersebut, bisa aja dengan mencuri, merampok atau dengan sengaja menjual barang-barang berharga yang ada di rumah tanpa sepengetahuan orang tua. Begitu dahsyatnya keinginan untuk membeli obat tersebut bila sudah kecanduan, untuk itu tolong jangan pernah sentuh yang namanya narkoba," imbuhnya.

Pemakaian narkoba yang melebihi  takaran akan mengakibatkan ketergantungan yang akan merusak gangguan fisik dan psikologis karena kerusakan akan sistem syaraf pusat dan organ tubuh lainnya seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal. Bahkan pemakai dan pengedar narkoba akan dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku di indonesia. Untuk itu marilah bersama menjauhi narkoba karena apapun iming-iming orang tentang narkoba, itu hanya akan membawa kita kepada kesengsaraan belaka dan sirnalah cita-cita kita sebagai generasi muda dan kebanggaan orang tua,

Dikesempatan yang sama , Kasi Pontren memberikan apresiasinya dengan kegiatan yang dilakukan Kejari  Kabupaten Asahan. Suatu kegiatan baru yang membawa dampak positif bagi para santri. Di Pondok Pesantren selalu tetap diingatkan untuk selalu menjauhi barang-barang haram termasuk narkoba karena di Pondok Pesantren selalu diajarkan untuk melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangan NYA termasuk narkoba sebagai suatu yang diharamkan oleh Islam. Hukum narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang adalah haram selain untuk tujuan medis dalam kondisi terpaksa atau kebutuhan, dan semua ini berdasarkan nash-nash Alquran dan hadist yang bersifat pasti.

Insya Allah santri yang ada di Pondok Pesantren Daar Al-Uluum Kisaran dapat menjauhi narkoba dan hanya selalu mendekatkan diri kepada Allah dengan pembelajaran-pembelajaran ke Islaman sesuai dengan Alquran dan hadist nabi. Begitu juga dengan taat terhadap hukum merupakan cerminan dari santri yang menjadi calon pemimpin di masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Diakhir sambutannya, “ Semoga apa yang disampaikan Bapak Kejari dengan Jaksa Masuk Sekolahnya  akan menambah wawasan pengetahuan bagi para santri khususnya dalam menjauhi narkoba  dalam bentuk apapun “. (sm )

74 DIBACA

Kemenag Madina dan BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU

Plt Kakanwil Buka Workshop Penyusunan Soal USBN PAI

Penyuluh Kemenag Nias Kunjungi Lapas II-B Gunungsitoli

Laksanakan Tugas dengan Baik Sesuai Aturan

MAN 2 Model Medan Resmikan Peletakan Batu Pertama Mesjid Al Qurra