Kamis,2018-02-22,21:37:33

Berusaha Terus Perbaiki Diri, Terima Kenyataan Hari Ini

Berusaha Terus Perbaiki Diri, Terima Kenyataan Hari Ini

Sibolga (Inhum). Ayu Lestari Panggabean dari XI MIA 3 dalam kegiatan rutin apel pagi MAN Sibolga Rabu, 22 Pebruari 2018 mengatakan, semuanya harus benat benar memahami posisi masing masing, posisi yang dimiliki saat ini, karena tindakan, sikap dan perbuatan yang harus dilaksanakan semestinya harus sesuai dan tidak boleh lari dari posisi masing masing. Jika melakukan sesuatu tindakan yang tidak sesuai dengan posisinya, maka peluang untuk gagal akan sangat mungkin diterima.

Dalam posisi sebagai siswa kata Ayu Lestari, semuanya harus paham betul kalau siswa adalah bagian dari kelompok yang tugas utamanya adalah menjalankan arahan dan ikut dalam setiap perintah yang diberikan, siswa memang ranahnya disana, tidak benar jika mencoba untuk mengambil pilihan lain jika ingin berhasil dengan maksimal.

“Kita pantas merasa kecewa dengan banyak kondisi hari ini, masih ada siswa yang mencoba mengambil keputusan sendiri, mengambil tindakan sendiri,kalau betul tidak mengapa, sayangnya sering bertolak belakang dengan keharusan. Benar jika ada banyak harapan agar siswa lebih kreatif, lebih aktif dan lebih mampu banyak berbuat, tetapi hal tersebut bukan berarti kita harus melakukan tindakan sesuai selera, karena tindak tanduk siswa akan lebih baik jika tetap dalam arahan guru, orang tua atau generasai yang lebih mampu,” demikian kata Ayu Lestari Panggabean.

Langkah terbaik yang paling pantas untuk dijalankan hari ini kata Ayu Lestari adalah dengan mengikuti, menikmati dan menerima apa yang menjadi kenyataan hari ini, akan tetapi bukan berarti pasrah, tapi kita membarengi rasa terima itu dengan terus membangun upaya perbaikan diri menuju arah yang lebih baik dari hari kehari, menjadi lebih berarti dan bermutu dari waktu kewaktu.

“Kenyataan hari ini kita adalah siswa, maka ikutlah dengan semua konsep yang berhubungan dengan siswa, menurut kepada seluruh aturan yang berlaku tanpa adanya keinginan untuk berbuat yang aneh aneh. Siswa yang terbaik adalah siswa yang mampu menjalankan seluruh kewajiban dengan baik dan benar, bukan siswa yang paling bisa berkilah, bukan siswa yang paling pandai mencari alasan dan sensasi, bukan mereka yang melihat aturan sebagai hiasan dinding atau bentuk lainnya yang sejalan dengan itu. Maka ukuran yang terbaik berkaitan dengan sejauh mana kemampuan masing masing yang bersangkutan dalam menjalankan ketentuan yang mengikut bersamanya,” jelas Ayu Lestari Panggabean. (SDP)

62 DIBACA
Kamis,2018-02-22,20:58:17

Pemko Pematangsiantar Laksanakan Sosialisasi UU 23 Tahun 2011

Kamis,2018-02-22,18:35:13

Walikota Pematangsiantar Akan Melantik Pengurus MUI

Kamis,2018-02-22,13:25:41

Pengurus Wilayah IPHI Sumut Berkunjung ke Kota Pematangsiantar

Kamis,2018-02-22,10:28:25

Taat Beribadah dan Disiplin Waktu Merupakan Kunci Sukses

Kamis,2018-02-22,10:22:06

Pelepasan Peserta Kemah Gugus Depan 381-382


0 Komentar :