Jumat,2018-03-09,20:00:38

Kelebihan Wanita Dalam Pandangan Agama

Kelebihan Wanita Dalam Pandangan Agama WKM III Humas MAN Sibolga Khairuman Lubis

Sibolga (Inhum). Memberikan tempat terbaik kepada wanita tidak harus menunggu hari perempuan sedunia, karena menghargai apa yang telah diberikan dan dijalankan perempuan tidak cukup hanya dengan perayaan, apalagi hanya satu hari. Akan tetapi harus selalu dan sepanjang waktu, tidak hanya pemaknaan duniawi saja, juga berkenaan dengan konsekuensi nilai nilai agama.

Hal ini dikemukakan oleh WKM III Humas MAN Sibolga Khairuman Lubis, Jumat, 9 Maret 2018 menanggapi hari perempuan internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret. Khairuman mengatakan, Islam menempatkan wanita sebagai makhluk yang mulia, perempuan memiliki kelebihan yang tidak dimiliki seorang pria, inilah yang menjadi dasar kuat bagi setiap manusia agar menghormati wanita dengan sepenuh hati, bukan hanya sesekali, akan tetapi selama dunia ini masih ada, sepanjang usia.

“Dijelaskan dalam Al-Quran dengan tegas bahwa betapa pentingnya peran perempuan sebagai seorang ibu, seorang istri, saudara perempuan, maupun sebagai anak yang berbakti kepada kedua orang tua. Hak, kewajiban, serta peran permpuan sangat berat, bahkan bisa menanggung beban dipikul oleh laki-laki. Oleh karena itu, menjadi suatu keharusan bagi kita untuk selalu berterimasih kepada ibu, berbakti, dan bersikap baik padanya,” demikian kata Khairuman Lubis.

Lebih lanjut Khairuman mengatakan, posisi ibu terhadap anak-anaknya bahkan oleh agama lebih didahulukan dari sosok seorang ayah. Dalam firman Allah SWT surat Luqman ayat 14 dijelaskan, Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu. Hanya kepada-Ku lah kamu akan kembali.

“Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa pernah ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dan berkata, Wahai Rasulullah, siapa orang yang paling berhak untuk aku untuk berlaku bajik kepadanya?" Nabi menjawab, "Ibumu." Orang itu bertanya lagi, "Kemudian setelah dia siapa? "Nabi menjawab," Ibumu. "Orang itu bertanya lagi," Kemudian setelah dia siapa? "Nabi menjawab," Ibumu. "Orang itu bertanya lagi," Kemudian setelah dia siapa? "Nabi menjawab," Ayahmu, hadis riwayat Bukhari-Muslim,” jelas Khairuman Lubis.

Oleh karena itu lanjut Khairuman, besarnya bakti seorang anak kepada ibunya dianjurkan untuk tiga kali lebih hormat dari bakti kepada ayahnya, itu adalah bagian dari perintah yang wajib dijalankan oleh setiap manusia jika ingin menjadi orang yang bertaqwa, tidak ada alasan maupun pilihan yang lain, agama tegas mengatakan, nilai penghormatan untuk perempuan tiga kali lipat dibanding laki laki. Selamat hari perempuan internasional, jadilah pembeda, jadilah perempuan penuh makna, harap Khairuman Lubis. (SDP)

43 DIBACA
Jumat,2018-03-09,19:57:49

Program Pengayaan Terus Berjalan

Jumat,2018-03-09,19:56:40

Berbagi Informasi Seputar Perguruan Tinggi

Jumat,2018-03-09,19:41:03

Selamat Hari Perempuan Internasional

Jumat,2018-03-09,14:05:08

Sebuah Film Dapat Mengubah Dunia dan Bahasa Inggris Dapat Kuasai Dunia

Jumat,2018-03-09,11:50:05

Kakankemenag Asahan Imbau Tebarkan Kedamaian Dalam Hadapi Pilkada


0 Komentar :