MTsN Dolok Masihul Laksanakan MGMP

MTsN Dolok Masihul Laksanakan MGMP Kabid Penmad Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Mustapid, MA, didampingi Kasi PTK Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Dahyar Husein, M.Pd, bersama Ka MTs Negeri Dolok Masihul Dra Hj Elpi Nirwana Hsb Serta Ka MAN Dolok Masihul Fahri, S.Pd.I dalam kegiatan MGMP

Dolok Masihul ( Inhum ). Guna meningkatkan mutu pendidikan terutama di madrasah terkhusus, di MTs Negeri Dolok Masihul dan sepembinaanya, maka pada hari minggu ( 13/5 ) bertempat di Aula MTs Negeri Dolok Masihul dilaksanakan kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP ). Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta terdiri dari utusan masing-masing madrasah sepembinaan MTs Negeri Dolok Masihul. Tujuan dari kegiatan MGMP diantaranya: meningkatkan tali silaturrahim, saling tukar informasi, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru.


Kegiatan MGMP dibuka secara resmi oleh Syafi ‘i selaku Kakan Kemenag Serdang Bedagai, yang juga sekaligus bertindak sebagai pemateri. Dalam ulasan materinya yang berjudul Menjadi Guru Profesional dan Idola beliau menyampaikan “Guru profesional adalah orang yang berkeahlian di bidang keguruan yakni :1. Dia mampu melaksanakan perannya dengan maksimal serta memiliki pengalaman yang cukup di bidangnya. 2. Dia menguasai materi, teknik, strategi, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan tugas profesinya. 3. Penguasaan akademik (mata pelajaran yang diajarkan) dan terpadu dengan kemampuan mengajarnya sekaligus sehingga guru itu memiliki wibawa akademis. 4. Penggunaan metode yang tepat”.

Hal senada Juga disampaikan Mustapid selaku Kabid Penmad Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara yang juga sebagai pemateri menyampaikan bahwa “ seorang guru harus mempunyai 4 kompetensi dasar yaitu : 1. Pedagogik ( Keilmuan ), 2. Kepribadian, 3. Profesional, dan 4. Sosial. Dalam Upaya mengangkat harkat dan martabat pendidik (guru dan dosen). Pemerintah telah mengeluarkan regulasi yakni Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen. Dalam Undang-Undang tersebut tepatnya pasal 8 dijelaskan bahwa pendidik wajib memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi, serifikasi pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Kebijakan tersebut salah satunya menetapkan guru sebagai tenaga profesional dalam bidang pendidikan.

Sejalan dengan hal diatas Dahyar Husein selaku Kasi PTK Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, yang juga selaku pemateri menyampaikan bahwa “Pemerintah telah memberikan perhatian yang besar kepada guru dengan diberikannya Tunjangan Profesi Guru ( TPG ) bagi guru PNS maupun Non PNS, bahkan bagi guru Non PNS telah diterbitkannya SK Inpassing, maka tunjangan profesinya setara dengan guru PNS sesuai dengan golongan dan masa kerjanya. Sedangkan bagi guru- guru yang belum disertifikasi dapat mendaftarkan diri melalui aplikasi SIMPATIKA secara online. ( SN )

46 DIBACA

MAN 2 Model Medan Raih Peringkat Ketiga Kontributor Penulis Berita Situs Kemenag Sumut

Ini Hanya Yang Terbanyak, Tak Kurang Tak Lebih

Bimtek Kehumasan Untuk Berita Yang Lebih Berkesan

Kakankemenag Buka KSM Tingkat Kota Medan

Dua Siswa MTsN 3 Medan Raih Juara Dua dan Tiga KSM Tingkat Kota Medan