Pendidikan Agama, Pendidikan Kelas Utama

Pendidikan Agama, Pendidikan Kelas Utama

Sibolga (Inhum). Seluruh jamaah masjid pada khususnya dan umat secara umum agar lebih membuka peluang terhadap pengembangan pendidikan agama dengan pola yang seluas luasnya, khususnya kepada anak anak usia remaja dan generasi muda, pendidikan agama akan dapat menjadi penopang terbaik dan terbesar bagi setiap orang untuk menjalani hidup yang lebih baik dari hari kehari, dari waktu kewaktu.

Hal ini disampaikan Tim Syafari Ramadhan 1439 H MAN Sibolga yang diwakili Nurlia Yanti Waruwu dan rekannya Dini Simanjuntak dari XI MIA 2 mengunjungi Masjid Nurul Iman Lubuk Tukko Tapanuli Tengah Rabu, 16 Mei 2018 saat memberikan tausyiah seputar ramadhan dihadapan para jamaah yang menunggu pelaksanaan salat tarawih.

Nurlia Yanti lebih lanjut mengatakan, umat secara keseluruhan jangan pernah melihat pendidikan agama sebagai pendidikan kelas dua yang dapat dilakukan dengan cara biasa saja, anggapan itu sepenuhnya adalah anggapan yang sangat salah, karena yang paling benar adalah semuanya harus menempatkan pendidikan agama menjadi asupan utama, harus mendapat porsi yang lebih banyak dari yang lainnya, apapun alasannya.

“Jika memang orang tua tidak atau kurang mampu memberikan pendidikan agama, maka sebaiknya menyerahkan pendidikan agama kepada lembaga yang banyak menyediakan kelas kelas agama, yakni madrasah. Hal ini penting untuk dilakukan agar dasar pikir dan tingkah laku generasi muda tidak jauh jauh dari konsep dan dasar dasar agama” demikian kata Nurlia.

Oleh karena itu, lanjut Nurlia, seluruh orang tua mau tidak mau harus memberikan penegasan kesimpulan bersikap terhadap hal hal yang berkaitan dengan pendidikan agama. Tidak ada istilah kendur atau menunggu, semuanya harus sikap dan disetiap saat harus memastikan seluruh anggota keluarga mendapat asupan anjuran agama sebaik baiknya.

Sementara itu, guru pendamping yang menyertai para siswa dalam melaksanakan syafari ramadhan, Zulkipli Pulungan kepada Inhum mengatakan cukup bahagia dengan apa yang sudah ditampilkan anak didik yang didampinginya, Zulkipli Pulungan lebih lanjut mengatakan, materi yang disampaikan oleh para siswa sudah cukup bagus walau mungkin di beberapa sisi masih butuh perhatian. (SDP)

19 DIBACA

Tim Safari Ramadan MAN Sibolga Mulai Bergerak Malam Ini

Intinya Lelah Luar Biasa, Ketinggalan Tarawih Malam Pertama

Mandi Limau, Tradisi Lama Jelang Ramadan Tiba

Persiapan Penilaian Akhir Semester Genap 99.99 Persen

TIM Safari Ramadan Siap Tempur