Puasa adalah Wasilah Menuju Taqwa

Puasa adalah Wasilah Menuju Taqwa Foto : Kepala MAN Kabanjahe Drs. Hotman Efendi Tanjung Usai melaksanakan tugas sebagai Imam dan Penceramah Ramadhan Di Masjid Nurul Ikhlas Ketaren

Kabanjahe (Inhum). Disela-sela rutinitas kegiatan sehari-hari Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kabanjahe Drs. Hotman Efendi Tanjung, MMPd tampil sebagai Imam dan penceramah hampir di setiap malam bulan ramadan tahun ini. Kepada inhum dia menjelaskan sebanyak 26 malam ramadan ia bergerak dari satu masjid ke masjid yang lain, dari datu surau ke surau yang lainnya, jelasnya.

Inhum MAN Kabanjahe menjelaskan pada pelaksanaan solat tarawih pada malam ke 23 di masjid Nurul ikhlas ketaren Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo, Kamis, 7 Juni 2018, dia tampil kembali sebagai imam dan penceramah. Pelaksanaan tarawih malam ini dihadiri sekitar 100 orang jamaah yang berasal dari lingkungan sekitar masjid.

Dalam ceramahnya yang berjudul Puasa Ramadhan akan menjadikan Hamba Muttaqin, Dia menjelaskan kandungan surah Al-Baqarah ayat 183 :Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa (QS. Al Baqarah: 183).

"Dari ayat ini kita melihat dengan jelas adanya kaitan antara puasa dengan keimanan seseorang, Hotman menjelaskan, Allah SWT memerintahkan puasa kepada orang-orang yang memiliki iman, dengan demikian Allah SWT pun hanya menerima puasa dari jiwa-jiwa yang terdapat iman di dalamnya dan puasa juga merupakan tanda kesempurnaan keimanan seseorang" jelasnya.

"Implementasi dari keimanan seseorang adalah Ia penuh dengan kekhusyuan menjalani ibadah puasa, Ia khawatir pahala puasanya hilang, Ia akan menjaga panca inderanya, menjaga hatinya, dan menjaga sikapnya. Sehingga puasa bagi orang yang beriman akan mengantarkannya kepada derajat ketakwaan". Artinya manakala seseorang berpuasa maka puasa itu menjadi wasilah menuju taqwa. Taqwa merupakan induk segala kebaikan, maka orang yang bertakwa ia akan menjadi seseorang yang padanya berhimpun segala kebaikan, misalnya, mana kala kita mampu bersabar, sabar merupakan bagian taqwa, mana kala kita mampu bersyukur, istiqamah, rendah hati, kesemuanya merupakan bagian dari takwa, tutup Hotman. (ays)

22 DIBACA

MIN Dolok Masihul Kunjungi Lokasi Pengembangan Tanaman Hidroponik PT.Socfindo Martebing

Ada Dua Kenikmatan Yang Sering Dilupakan

Kakankemenag Sergai Sampaikan Pesan dan Kesan Pada Penutupan Diklat PIM III Angkatan 53

Dengan Kesederhanaan Kita Berbagi

Kepala MTsN 1 Labuhanbatu Tutup Pesantren Kilat