Sabtu,2018-06-09,15:54:05

Keluarga Adalah Dasar dan Awal Pembentukan Karakter Manusia

Keluarga Adalah Dasar dan Awal Pembentukan Karakter Manusia Berfoto bersama peserta Pembinaan Keluarga Bahagia Katolik yang dilaksanakan di Pia Hotel Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, 08 Juni 2018

Pandan (inhum). Keluarga merupakan dasar dan awal dari seorang manusia untuk memulai kehidupannya dan menjadi wadah pembentukan karakter agar menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat di sekelilingnya. Keluarga yang bahagia akan menciptakan manusia yang memiliki pribadi yang berkualitas, sebaliknya keluarga yang tidak bahagia cenderung akan menghasilkan manusia yang memiliki pribadi buruk. (Jumat, 08 Juni 2018)

Bimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara melihat dan meyadari betapa pentingnya peranan dari keluarga dalam pertumbuhan iman, karakter dan kepribadian dari seorang anak yakni dengan mengadakan kegiatan pembinaan Keluarga bahagia Katolik yang dihadiri oleh para Pembina keluarga bahagia yang berasal dari paroki-paroki se Keuskupan Sibolga yang dilaksanakan di Pia Hotel Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Jumlah peserta yang hadir adalah sebanyak 30 orang.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membina tim Pembina keluarga bahagia katolik agar dapat menjadi contoh dan panutan bagi keluarga-keluarga katolik pada umumnya. Menurut Pembimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Dra. Yulia Sinurat, M.Pd, hal ini sangat penting dilakukan agar nantinya jika ada calon pengantin yang ingin membina keluarga, dapat diberikan pemahaman, pengertian dan pengetahuan tentang bagaimana cara untuk membina sebuah keluarga.

Karena menurut beliau, tugas dari Pembina keluarga bahagia Katolik ini adalah untuk mempersiapkan calon pasangan suami istri agar nantinya dapat siap dalam menjalani kehidupan berumah tangga, membina keluarga yang sudah bahagia agar menjadi semakin bahagia dan membina keluarga yang kurang bahagia agar menjadi bahagia.

“Pemerintah khususnya Bimas katolik sangat peduli dengan program Gereja baik itu dalam hal pengembangan iman maupun pembinaan iman dari umat Katolik tersebut. Hal ini sejalan dengan tugas dari Bimas Katolik yaitu melayani, memotivasi, memfasilitasi dan memperjuangkan” gereja dan umat Katolik sehingga bisa menjadi 100% Katolik, 100% Indonesia," tegasnya.

Sementara itu Kasubag TU Kankemenag Kabupaten Tapanuli Tengah H. Artamat Siregar menghimau bahwa yang mengikuti pembinaan iman diharapkan menjadi orang yang bertanggung jawab akan ilmu yang sudah didapatkan di kegiatan tersebut. Hendaklah dapat menjadi orang yang bertanggung jawab dengan cara mengaplikasikan ilmu tersebut kepada orang banyak.

“Mari kita ikuti acara ini sampai selesai sehingga nanti dapat kita aplikasikan ilmu yang sudah kita dapat kepada masyarakat banyak," ungkapnya.

Pada kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Uskup Sibolga RP. Ludovikus Simanullang, OFMCap dengan materi “Mewujudkan Gereja Domestik”, RP. Julius Sumatupang, OFMCap dengan materi “Menyadari Peran Sebagai Orang Tua dalam keluarga dan Pendampingan Keluarga, dan Dra. Yulia Sinurat, M.Pd dengan materi Membangun Kemitraan Antara Bimas Katolik dengan Pihak Gereja Katolik”. (R3)

42 DIBACA
Sabtu,2018-06-09,15:46:01

MAN Kabanjahe Laksanakan Acara Buka Puasa Bersama

Sabtu,2018-06-09,15:04:29

MTsN Siantar Umumkan Juara Kelas VII dan VIII

Sabtu,2018-06-09,15:01:04

Tidak Hanya Siswa Berprestasi, Guru Berprestasi Pun Diumumkan

Sabtu,2018-06-09,14:45:42

MAN Kabanjahe Umumkan Juara Umum Semester Genap

Sabtu,2018-06-09,12:35:39

Pembagian Raport Siswa MIN Maha Bunga


0 Komentar :