Sabtu,2018-07-14,11:56:28

Guru Harus Memiliki Kelebihan

Guru Harus Memiliki Kelebihan WKM III Humas MAN Sibolga Khairuman Lubis

Sibolga (Inhum). Semua guru harus dapat memberikan atau paling tidak mampu menunjukkan perbedaan, oleh karena itu guru harus mampu terus menunjukkan kelebihan kelebihan yang dimiliki, tidak hanya untuk peningkatan kemampuan siswa semata, akan tetapi termasuk kepada sesama guru, menularkan pengetahuan bermutu atau lain sebagainya agar sama sama berkembang baik.

Hal ini disampaikan WKM III Humas MAN Sibolga Khairuman Lubis Sabtu, 14 Juli 2018 menanggapi harapan madrasah agar seluruh guru MAN Sibolga sudah siap tempur sejak hari pertama masuk madrasah. Kepada Inhum Khairuman mengatakan, kelebihan yang dimiliki guru harus juga sampai hingga kepada masyarakat luas, salah satunya untuk memberikan dorongan agar lebih mau dan lebih siap mengejar ilmu.

Menurut Khairuman Lubis, sangat salah besar jika guru masih melihat semuanya dengan mudah atau memudahkan, menganggap tata administrasi sebagai kumpulan rutinitas yang menyulitkan, itu menurut Khairuman akan melahirkan bibit kegagalan dalam menjalankan dan mengelola proses pembelajaran di madrasah, pemikiran yang mundur jauh kebelakang.

“Apabila ada guru yang masih berfikir untuk memendam apa yang ia mampu, tidak siap untuk menularkan pengetahuan yang dimiliki kepada yang lain adalah tindakan yang akan merugikan banyak pihak, bahkan termasuk yang bersangkutan, salah besar jika masih ada guru yang menganggap ilmu yang harus ditransfer hanya sebatas pada apa yang tercantum dalam kurikulum, “ demikian kata  Khairuman Lubis.

Lebih lanjut Khairuman Lubis mengatakan, pemikiran pemikiran seperti itu tidak layak untuk diteruskan, karena akan sangat membuat semua pihak mengalami kerugian, kalau hanya sebatas menyampaikan apa yang dituntut kurikulum, maka layaknya siswa, itu baru mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) saja, padahal untuk membangun kata super, maka semuanya, termasuk guru harus punya ambisi yang kuat untuk melampaui angka itu, bila perlu dua kali lipat diatasnya.

“Guru harus tampak secara nyata dalam posisi lebih, tidak boleh hanya sebatas memenuhi standar minimal. Harus mampu menunjukkan kemampuan yang melebihi keinginan dari ketentuan yang ada, harus benar benar dapat membangun komitmen untuk menjadikan orang orang yang ada disekitarnya, dirumah, dimadrasah maupun dilingkungan sekitar dapat terus berkembang kearah yang lebih maju, bagaimanapun harus memiliki kelebihan,” jelas Khairuman Lubis.

Guru lanjut Khairuman Lubis dipandang sebagai orang yang memiliki kualitas keilmuan yang berada di posisi yang lebih dibanding yang lainnya, sehingga menjadi tumpuan banyak orang untuk dapat menyelesaikan persoalan mereka lebih baik dan lebih tertata. Kelebihan itu menurut Khairuman harus dijawab dengan benar, jangan hanya sebatas dalam pandangan saja, akan tetapi benar benar terjadi.

“Inilah yang mengharuskan guru harus lebih mampu menciptakan kelebihan, jangan sampai kelebihan itu tidak berbuah manis, tidak dapat dipergunakan sebagaimana yang seharusnya, karena jika itu terjadi, maka sebaiknya yang bersangkutan mengkaji kembali potensi diri, apakah masih layak melanjutkan profesi gurunya atau tidak,” tegas Khairuman Lubis.

Menurut Khairuman, walau terdengar agak ekstrim, tapi semuanya memang harus berani jujur dan tegas. Guru harus memiliki kelebihan yang tinggi, karena kelebihan itulah yang menjadi titik pasti apakah yang bersangkutan benar benar guru, benar benar pendidik. Karena tanpa kelebihan apa apa, maka profesi gurunya perlu dikaji ulang. (SDP)

4 DIBACA
Sabtu,2018-07-14,11:55:14

Gembira Bersama di Lapangan Utama

Sabtu,2018-07-14,11:50:58

Sosialisasi English Club MAN Sergai

Sabtu,2018-07-14,10:59:13

Tingkatkan Kreatifitas Siswa Melalui Kurikulum 2013

Sabtu,2018-07-14,10:58:00

Perkenalan Ekstrakulikuler MTsN Kabanjahe

Sabtu,2018-07-14,10:38:51

Jangan Takut dengan Guru BK